Dalam tiga bulan terakhir ini, LEMSAKTI disibukkan dengan pelayanan pembentukan lembaga-lembaga baru dan kegiatan lanjutan dari program-program yang telah dilaunching pada waktu-waktu sebelumnya.
Kegiatan yang melibatkan keseluruhan umat Kristen antara lain:
Pembinaan dan Pengembangan Budaya Keagamaan Kristen melalui LEBAK - Lembaga Budaya Agama Kristen.
Ada tiga kegiatan utama LEBAK:
1. Penyelenggaraan Pembinaan dan Pengembangan serta Pelaksanaan Perjalanan Rohani ke dalam dan ke luar Indonesia. Tahun 2013 dilayani Perjalanan Rohani ke Israel dan direncanakan untuk melaksanakan NATAL BERSAMA Desember 2013 di Betlehem.
2. Penyelenggaraan Pembinaan dan Pengembangan serta Pelaksanaan Kegiatan-Kegiatan Keagamaan Kristen LINTAS DENOMINASI dan LINTAS NEGARA seperti Olimpiade Alkitab Internasional.
3. Inventarisasi, Pemugarran dan Rehabilitasi serta Revitalisasi Tempat-Tempat Peninggalan Bersejarah Agama Kristen di seluruh Tanah Air maupun negara-negara yang memberikan Pengaruh Sejarah Penting bagi perkembangan Kekristenan di seluruh dunia.
Informasi lihat disitus http://www.budayakristen.com
Persiapan Olimpiade Alkitab Internasional I Tahun 2013. Informasi dapat dilihat pada situs berikut:
http://www.internationalbibleolympics.org
Persiapan Olimpiade Alkitb Nasional dan Internasional. Agenda Olimpiade Alkitab yang direncanakan adalah sebagai berikut:
Nopember 2013 : Olimpiade Alkitab Internasional I
Juli 2014 : Olimpiade Alkitab Regional/Provinsi I di Indonesia
Juli 2015 : Olimpiade Alkitab Nasional I di Indonesia.
Negara-negara lain diharapkan juga melangsungkan olimpiade Alkitab serupa di negara masing-masing.
Informasi dapat dilihat pada situs berikut:
Kegiatan lain yang sedang dalam proses pematangan adalah:
1. Pembinaan Umat Kristen dalam lingkungan pelayanan PARA PENYULUH AGAMA.
2. Persiapan pelaksanaan SERTIFIKASI dan PERCEPATAN PROGRAM SARJANA / PASCA SARJANA bagi 5 JABATAN PELAYANAN GEREJAWI dan JABATAN PENDUKUNG.
3. Pengawasan dan Pembinaan Pelaku dan Organisasi Pelayanan Kristen agar mengikuti semua aturan perundangan sehingga menjadi contoh dan teladan yang benar-benar 'MENGGARAMI DAN MENYINARKAN TERANG' seperti diperintahkan oleh FIRMAN TUHAN. Hal-hal yang menjadi perhatian adalah:
(1). Pemberian Gelar Pascara Sarjana tingkat Master maupun Doktor dalam rumpun Pendidikan Agama maupun Keagamaan Kristen tanpa melalui prosedur yang benar sesuai aturan perundang-undangan.
(2). Pelayanan yang menyalahgunakan ketentuan imigrasi.
(3). Pelayanan yang menyalahgunakan NAMA TUHAN tapi untuk kepentingan sendiri atau keluarga.
(4). Bisnis berkedok pelayanan untuk menggelapkan urusan perijinan maupun penyelundupan pajak.
(5). Semua kegiatan atas nama pelayanan ataupun gereja atau tuhan yang merugikan UMAT KRISTEN baik secara perorangan maupun kelompok.
Bagi Anda yang ingin ikut berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan Olimpiade Alkitab Internasional tersebut dapat mendaftarkan diri melalui situs masing-masing.
MARI KITA SAMA-SAMA BERINVESTASI DALAM WADAH BARU YANG DIKEMBANGKAN OLEH LEMSAKTI: WIRAUSAHA SOSIAL ROHANI.
Sabtu, 08 Juni 2013
Kamis, 25 April 2013
GEREJA KORUP
Gereja Korup = Gereja Rusak
Salah satu hal yang kita
harus kembangkan jika kita ingin menjadi misionaris kepada orang-orang di
sekitar kita adalah kemampuan untuk mundur dari budaya kita dan amati
dengan hati-hati dan serius. Kita melakukan ini sehingga kita dapat
menghubungkan Injil
Yesus - KerajaanNya tersedia - masuk
dengan budaya kita hidup. Kita juga
melakukannya sehingga kita dapat berhati-hati untuk tidak membiarkan potongan
beracun dari budaya kita berusaha untuk menebus menyindir diri menjadi
pandangan kita. Itulah mengapa kita diberitahu "berada di dunia, tetapi
bukan dari dunia." Menjadi pengamat dan exegeters budaya mengajarkan kita
bagaimana untuk "bukan dari dunia."
Biarkan saya menawarkan
sebuah contoh yang, mungkin, akan aduk panci.
Jadi dalam budaya ini kita
menemukan diri kita dalam, kelimpahan baik.
Tetapi lebih jauh dari itu. Kita
menganggap kualitas tertentu dan kebajikan dengan kelimpahan -
"sukses" atau "nilai" atau "Berarti". Dalam
budaya Amerika, rumus sederhana adalah: Semakin banyak uang / barang / teman /
rumah anda = artinya Anda lebih sukses / berharga / bermakna. Ini adalah rumus
sederhana dan kita mungkin melihat di sekitar kita. Orang mendasarkan identitas
pribadi mereka dan nilai pada tingkat kelimpahan materi dalam hidup mereka. Kita
tahu ini merusak. Yang harus kita lakukan adalah melihat sistem keuangan kita
saat ini dan melihat bagaimana ini tidak stabil. Namun itu semua ada di sekitar
kita.
Yang menarik adalah
bagaimana bermain keluar dengan cara
yang lebih halus, menyindir dan mengucilkan dirinya sendiri menjadi bagian dari
banyak dunia yang dihuni oleh orang Kristen .
Kenyataan yang menyedihkan adalah bahwa gereja-gereja dan pendeta-pendeta juga hidup
dengan rumus sederhana yang sama: Semakin
banyak materi yang Anda telah miliki = berarti Anda lebih sukses / berharga /
bermakna. Dengan kata lain, semakin banyak orang pergi ke gereja Anda, semakin
baik Anda sebagai seorang pendeta. Semakin banyak orang yang muncul pada hari
Minggu pagi, semakin sukses Anda. Semakin banyak cabang atau satelit gereja
Anda, berarti Anda semakin sukses. Kita bahkan akan membalas Anda dengan
tunjangan khusus untuk menegaskan Anda istimewa: Rangkaian konferensi atau KKR.
Jika gereja Anda tetap mendapatkan cukup besar anggota dan perpuluhan atau uang,
kita akan tetap mempertahankan Anda di panggung dengan sorotan lampu khusus mengarah
kepada Anda di depan ribuan jemaat dan ribuan rekan-rekan Anda, yang bersandar
ke depan dengan napas berumpan, menunggu untuk mendengar apa yang Anda katakan.
Semakin banyak orang di
gereja Anda = berarti Anda lebih sukses dan berpengaruh. Atau lebih sederhana
rumusnya adalah, "Besar = benar."
Berikut yang menjadi pertanyaan:
Siapa bilang begitu?
Siapa di dunia yang mengatakan
bahwa formula besar = benar yang tepat? Dimana dalam Kitab Suci dapat saya
temukan tertulis bahwa orang-orang dengan gereja terbesar adalah yang paling
berhasil di mata Yesus dan Kerajaan-Nya? Sekarang aku tidak mengatakan bahwa
gereja-gereja besar tidak bisa sukses di mata Kerajaan, aku hanya mengatakan
itu tidak diberikan secara tertulis di Bibel . Saya
mengatakan bahwa hanya karena Anda memiliki banyak orang yang datang ke gereja
Anda tidak berarti Anda benar-benar berkhotbah dan hidup sesuai dengan Injil Yesus .
Formula ini telah kita terima dalam budaya gereja kita adalah hasil adopsi dari
budaya yang lebih luas, bukan budaya kehidupan Kerajaan dan Injil Yesus
Kristus . Hal ini telah merusak
dirinya orang Kristen yang menjadi
pemikiran kita dan kita harus melihat bagaimana budaya beracun itu membuat
semua pemimpin Kristen dan Gereja
korup. Bahkan, Anda akan memiliki waktu sulit meyakinkan saya bahwa strategi
musuh kita adalah untuk tidak membiarkan suatu % tertentu gereja tumbuh untuk memperkuat cara beracun ini dan menyesatkan pemikiran. Ini
mendorong kita menjauh dari kesuksesan Kerajaan Kebenaran ,
sehingga tidak benar-benar kehilangan “sukses tersebut”, bukan?
DengarBenar-benar apa yang
saya katakan. Ini bukan berarti bahwa gereja-gereja yang besar korup. Saya
tidak mengatakan kita tidak harus ingin gereja-gereja kita untuk tumbuh dan
melihat semakin banyak orang datang memiliki iman dan dimuridkan. Banyak orang
melayani salah satu gereja terbesar di berbagai belahan dunia. Tapiseharusnya
tidak mengevaluasi keberhasilan gereja kita pada ukuran atau % pertumbuhan
kehadiran pengunjung di gereja kita.
Ini tentang kualitas, bukan
kuantitas. Jika Anda harus memilih antara anggota gereja hanya 50 orang yang
semuanya murid Yesus dan warga Kerajaan atau 5.000 orang yang pergi ke gereja Anda
pada hari Minggu tetapi hanya beberapa orang adalah murid yang sebenarnya ... Yang
mana yang akan pilih setiap kali?. SETIAP WAKTU
mestinya Anda memilih yang lebih sedikit karena itu adalah apa yang bagi Yesus
yang paling berharga, dan itulah yang seharusnya kita nilai paling sukses. Apakah A nda
Yaki n
Pende t a
atau Gereja “Bes ar” setuju dengan pendapat ini? Itulah
mengapa banyak Pendeta, Pemimpin dan Gereja jadi KORUP. Korup artinya
mengurangi uk uran “sukses”
yang ditetapkan oleh Yesus melalui Bible, dan membangun uk uran sukses
menurut dirinya sendiri yang mengikuti selera dunia ini. Korup artinya
mengikuti dunia. Korup artinya memiliki banyak alasan untuk tidak mel aksanakan seperti yang Yesus perintahkan.
Berapa banyak gereja pada
akhir tahun bertanya pada diri sendiri, "Apakah kita tumbuh tahun
ini?" Dan menggunakan jawaban
untuk pertanyaan ini sebagai barometer keberhasilan atau kegagalan? Ya, tentu
saja kita ingin gereja-gereja kita untuk tumbuh dan melihat banyak orang datang
beriman kepada Yesus
Kristus dan menggunakan Bibel
sebagai sumber pegangan hidupnya. Tapi itu di tangan Tuhan, bukan milik kita
sendiri. Hidup di dalam Kerajaan Allah mengatakan bahwa sukses adalah
kesetiaan. Sukses adalah ketaatan. Sukses adalah melakukan apa yang Tuhan telah
meminta Anda untuk melakukannya dan setia kepadanya dengan cara melakukannya, membiarkannya mengontrol hidup dan
hasil yang Anda capai. Daniel dalam Perjanjian Lama
menolak untuk makan makanan dari
budaya dunianya karena takut terkontaminasi. Teman-teman saya, gereja-gereja
kita dan pikiran kita terkontaminasi. "Dunia" telah merayap merasuk
ke dalam pikiran dan hati kita dan menyesatkan cara
kita melihat hal-hal dan mengikutinya.
Nilai pelayanan Anda tidak
dievaluasi seberapa besar “hasil” itu dan seberapa cepat tumbuh, seolah-olah
kita pemegang saham mengevaluasi pertumbuhan saham yang kita pegang. Pelayanan Anda
berhasil jika, dan hanya jika, Anda dan komunitas Anda taat kepada apa yang
Allah telah meminta Anda untuk melakukannya. Tanyakan kepada diri Anda
pertanyaan ini: Apakah kita setia? Apakah A nda
taat?
Ada suatu waktu dalam
pelayanan Yesus ketika ia memiliki lebih dari 20.000 orang datang untuk
mendengar Dia berbicara, tergantung pada setiap suku kata yang akan Dia ucapkan,
bertanya-tanya apa yang Ia katakan atau lakukan selanjutnya. Orang yang sama kehilangan
semua miliknya, termasuk keluarga dan teman terdekatnya meninggalkan mereka
karena mereka ini mengikuti Yesus. Kita melihat jenis orang yang sama dalam perjalanan
Rasul Paulus , yang meninggalkan segala milinya
dan mengalami aniaya yang senantiasa mengancam nyawanya. Namun di mata
Kerajaan, keduanya pengikuti Yesua adalah orang yang "sukses" karena mereka patuh.
Dengan doa perjanjian John Wesley
kiranya menjadi doa membimbing dalam perjalanan kita.
Saya tidak lagi saya sendiri,
tetapi Engkau.
Masukan saya untuk apa yang
engkau inginkan, peringkat saya dengan siapa engkau akan berada.
Menempatkan saya pada apa
yang saya lakukan, menempatkan saya pada penderitaan.
ditinggikan bagimu atau dibawa
rendah bagimu.
Biar saya akan penuh,
biarkan aku menjadi kosong.
Biarkan aku memiliki segala
sesuatu, biarkan aku tidak punya apa-apa.
Saya bebas dan
sungguh-sungguh menghasilkan segala sesuatu untuk kesenangan-Mu dan biar dalam pembuangan.
Kamis, 11 April 2013
PERAN ORANG KRISTEN DI DUNIA INI
Peran orang Kristen
di Dunia
Tidak ada yang akan menyangkal bahwa kondisi global memanggil
kita untuk tugas yang mendalam, dengan kata lain melakukan perubahan secara revolusioner.
Bahkan politisi konservatif sekarang memakai slogan-slogan seperti 'revolusi
hijau', ' revolusi pendidikan', 'revolusi energi'. Retorika tersebut terdengar
seolah-olah transformasi yang kita butuhkan sudah dimulai. Yang pasti, orang
hidup dalam suasana gerakan perubahan konstan sebagai akibat sering mengalami perubahan dalam bidang teknologi
dan bahkan bentuk-bentuk sosial.
Namun, untuk berpikir dan menganggap bahwa kita bergerak dan
berubah adalah ilusi karena fundamental di mana dunia bekerja tidak berubah
sama sekali.
Dengan latar belakang ini, tulisan ini menyatakan bahwa
hanya orang Kristen yang dapat dan
mampu menjadi revolusioner sejati asalkan mereka mengambil posisi menjadi
korban Kejatuhan manusia akibat dosa dan warga Kerajaan Allah secara serius.
Saat ini, kondisi manusia yang kita hadapi secara global
lebih buruk dari sebelumnya. Semakin jauh kita pergi sepanjang jalan sejarah,
semakin kita menyadari bahwa, sementara kita mungkin telah mendapatkan ukuran
kontrol dari dunia dalam arti rasional, kita tidak dapat mengontrol konsekuensi
dari tindakan kita. Bahkan, semua upaya manusia untuk memecahkan masalah dunia
hanya meningkatkan kesulitan, selalu muncul persoalan dan permasalahan yang
baru.
Menghadapi kebuntuan ini kita tergoda untuk mengintensifkan
upaya kita, tapi keraguan tetap muncul: hasilnya adalah di luar kendali kita
manusia. Demikian pula, kita tidak dapat membandingkan zaman kita dengan
masa-masa sebelumnya. Siapa yang berani mengatakan tidak ada perubahan bahwa di
abad ketiga belas Eropa mengalami “kengerian” ketika satu dari setiap tiga orang
meninggal karena wabah, orang-orang tidak terganggu oleh kecemasan dan firasat
apokaliptik seperti kita? Hal ini membawa kita ke titik utama. Bagi orang Kristen , hidup tidak semata-mata berdasarkan sejarah
tapi apokaliptik, artinya memandang ke masa yang akan datang – pewahyuan dan nubuatan.
Mari lihat penjelasan berikut tentang apa
artinya.
Hanya orang Kristen
menyadari dua kebenaran wahyu: kita hidup di dunia yang jatuh dan suatu hari
Tuhan akan mengatur hal-hal hak kita karena kematian dan kebangkitan Yesus.
Hanya orang Kristen dapat memegang
visi seperti itu, mengetahui bahwa pada hari itu "segala sesuatu"
akan berhadapan dengan penghakiman dan anugerah. Dengan kata lain, kehidupan Kristen bahkan sekarang seolah-olah setiap hari
adalah "hari terakhirnya" meskipun, secara historis, ini bukan akhir
dari dunia. Yang penting bukanlah "akhir dunia" tapi hidup, yang pada
gilirannya membenarkan keinginan kita sezaman untuk sebuah revolusi sejati
(meskipun tidak bisa dicapai dengan cara
manusia).
Pada titik ini, peran orang Kristen
adalah sangat menentukan dan benar-benar harus secara revolusioner. Di bawah bimbingan dan kuasa Allah, orang Kristen berbagi dalam melestarikan dunia. Sebagai
"garam dan terang", orang Kristen
terkait melalui kehidupan Roh, yang memberi tanpa habis-habisnya kekuatan
revolusioner kepada harapan bekerja di tengah-tengah dunia.
Ketika berusaha mengatakan peran orang Kristen
yang revolusioner, ini tidak berarti bahwa kita harus mengatasi masalah perubahan
iklim atau menemukan cara menghapuskan
bom. Sebaliknya, bahwa kita tidak pernah boleh melupakan karakter revolusioner
dari iman Kristen .
Posisi revolusioner kita tidak tergantung pada diri kita sendiri,
tetapi pada Roh Kudus. Setelah semua, kita tidak menjadi orang Kristen karena alasan yang dipilih oleh diri kita sendiri.
Kristus memilih kita supaya kita menjadi "garam dan terang" untuk
kebaikan dunia. Selama
Kristus bertindak dalam Gereja,
kita adalah kaum revolusioner dengan definisi melakukan perubahan mendasar dan
fundamental terhadap tatanan kehidupan manusia yang mulai dari dalam diri
manusia itu sendiri, membentuk karakter Kristus.
Posisi ini memiliki implikasi serius.
Pertama, kita harus tetap dalam keadaan terus-menerus melakukan
revolusi terhadap dunia. Kecuali kita mampu melakukan fermentasi perubahan
melalui Injil, dunia akan terus saja bunuh diri, menghancurkan dirinya sendiri
dengan segala programnya, karena dunia itu tidak bisa menyelamatkan dirinya
sendiri.
Kedua, kita tidak mengubah mekanisme seperti pemerintah atau
ekonomi, tetapi menantang dasar peradaban itu sendiri, membentuk budaya baru “budaya
Kristen” yang dilandasi oleh Kasih kepada Tuhan dan sesama.
Ini menggambarkan kondisi berikut:
Saat ini, para ahli militer di Dunia ini memperdebatkan pembom
tempur nuklir apa yang harus kita beli atau bangun. Dalam diskusi ini kebutuhan pembom
tempur nuklir diambil sebagai "fakta", yang merupakan hasil pembentukan
budaya militer, politisi dan sebagian besar masyarakat, dan mereka penduduk
dunia ini memberi hormat terhadap gagasan dan keputusan seperti itu. Mereka para
pemimpin dunia ini telah dibutakan oleh "penguasa dunia ini", mereka
tidak menyadari bahwa mereka tunduk kepada berhala, yang akan menghancurkan
diri mereka dan keluarga mereka sendiri.
Hanya orang Kristen
bisa melihat jenis-jenis penipuan iblis melalui kebijakan perang seperti ini.
Hanya orang Kristen dapat mengajukan
pertanyaan lebih radikal apakah peradaban alternatif adalah mungkin dapat
dibangun atas dasar cinta dan kasih sayang bukan pada sanksi kekerasan oleh
negara.
Hanya sebuah gereja yang bergerak dalam kuasa Roh Kudus yang dapat dan mampu mengambil suatu sikap
kenabian dan memperingatkan dunia bahwa jalan yang sekarang mengarah ke bunuh
diri dan penghancuran diri sendiri.
Hanya gereja yang bekerja dalam kuasa Roh Kudus tersebut
juga yang akan siap untuk hidup dengan konsekuensi menantang sebuah keputusan Caesar
yang selalu mengedepankan kekerasan.
Semua ini mereka lakukan "di dunia", tetapi mereka
tidak bisa menjadi milik dunia, karena mereka mengikuti "Guru" yang
lain yang menugaskan mereka menjadi Duta Kerajaan .
Di bawah arahanNya, mereka dapat
dikirim keluar sebagai Pemberita
Injil . Atau mereka dapat dikirim mengintai
kondisi dunia dan kemudian mempersiapkan jalan di tempat-tempat tertentu untuk kedatangan
Kerajaan dengan kekuatan melalui perantaraan proklamasi dan tindakan mereka.
Selain itu, orang Kristen
juga tahu bahwa dunia dan Kerajaan tidak pernah bisa bersamaan, karena dunia
dan Kerajaan saling bermusuhan. Oleh karena itu, orang Kristen
tidak bisa memilih dan meninggalkan satu atau yang lain. Sebaliknya, mereka
harus menderita ketegangan diantara dualisme ini, orang Kristen
dipanggil untuk menjadi "garam dan terang" di persimpangan dari dua
kenyataan alam: sorga dan dunia.
Karena dunia berada di bawah penghakiman, mereka harus, demi
dunia, terjun sendiri ke dalam realitas konkret dari bidang sosial, politik dan
ekonomi sementara masih menjalani kehidupan di dunia ini. Ini bukan dalam
rangka untuk mengurangi pertentangan antara dunia dan Kerajaan, atau untuk
mendatangkan Kerajaan Allah, tapi dengan begitu mengubah kondisi dunia bahwa
dunia dapat mendengar Injil. Tugas panggilan ini untuk pelestarian perintah
yang terbuka untuk klaim Allah, untuk hormat dan kemuliaan bagi Sang Raja
Segala Raja.
Namun, karena dunia selalu cenderung ke arah gangguan, tugas
ini melibatkan orang Kristen dalam
revolusi permanen. Tidak peduli berapa banyak mereka capai dalam mereformasi
dunia, orang Kristen tidak pernah bisa
beristirahat, karena tuntutan Allah adalah sebagai tak terbatas sebagai bukti kasih
sayang-Nya, belas kasih dan pengampunan, supaya dunia ini jangan hilang tetapi
diselamatkan.
Minggu, 24 Maret 2013
ANDA SUDAH MENDAPATKANNYA
Pada suatu saat, apakah diingat dengan jelas atau tidak, Anda
sebagai seorang Kristen pernah
memiliki pertemuan ajaib dengan Tuhan yang mengubah hidup Anda selamanya.
Seketika, Anda sudah menerima "pengetahuan wahyu" yang berlanjut hingga Anda masih mencoba untuk memahami dan
berkomunikasi tentang itu hingga saat ini. Pengetahuan seperti ini tidak datang
melalui saluran normal studi dan pendidikan, melainkan dari Roh Allah secara supranatural
disampaikan kepada Anda.
Pengetahuan seperti itu menegaskan bahwa Tuhan telah
melakukan bagian-Nya. Ketika
Yesus berseru "Sudah
selesai" (Yohanes 19:30), Dia menegaskan arti hanya itu, sudah selesai.
KaryaNya di bumi sudah dilakukan. Penebusan adalah sudah lengkap. Dia
menyediakan segala sesuatu yang kita bisa merasa perlu. Anda tidak menunggu-Nya
untuk memberi, Dia menunggu kita untuk menerima atau mengambilnya.
"Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus ,
yang telah memberkati kita dengan segala berkat rohani di dalam sorga
dalam Kristus".
Setiap berkat yang bisa Anda butuhkan atau inginkan dari
Tuhan bukanlah sesuatu untuk diperjuangkan, tetapi sesuatu yang sudah Anda
miliki. Tuhan membuat ketentuan bahwa sudah tersedia untuk Anda sebelum Anda
memiliki kebutuhan. Ini hanya masalah sederhana: menerima apa yang telah disediakan.
Ini menuntut pengetahuan atau pemahaman dan iman atau keyakinan dari Anda.
Manfaat memahami dan menjadi yakin ini sangat besar. Ini membunuh
legalisme dan mentalitas kinerja, yang berarti mengambil beban besar dari Anda.
Bagaimana bisa Anda meragukan bahwa Allah akan memberikan sesuatu kepada Anda,
jika Dia sudah memberikan sesuatu itu kepada Anda?
Seorang hamba Tuhan bernama Andrew Wommack
bersama istrinya Jamie , ketika pertama
kali menggembalakan gereja kecil di
Seagoville , Texas ,
pada tahun 1973, mereka sangat miskin bahkan tidak memiliki Alkitab lengkap. Andrew telah mengambil wajib militer ke Vietnam
dan hasilnya adalah semua miliknya, dan seluruh buku yang pernah dia miliki hilang.
Dia memutuskan beriman untuk memiliki Alkitab baru. Iman seperti itu bukanlah
pilihanan, itu adalah suatu keharusan. Dia harus mulai melihat hasilnya di
suatu tempat dan itu di sini. Dia akan mendapatkan sebuah Alkitab baru atau
mati-matian berusaha. Jika dia tidak
bisa mengimani Tuhan menyediakan uang sebesar $ 20 untuk mendapatkan sebuah
Alkitab, bagaimana dia bisa mengimani-Nya untuk melayani orang-orang tentang
hal-hal yang kekal?
Iblis tahu betapa pentingnya Alkitab ini bagi mereka, dan iblis
berperang melemahkan mereka. Mereka butuh
berbulan-bulan untuk mendapatkan cukup uang ekstra untuk membeli Alkitab yang
menjadi "gigi dan kuku" bagi kehidupan mereka. Selama waktu itu, setiap
sepuluh menit berlalu mereka harus berurusan dengan beberapa pemikiran dari
ketidakberimanan. Iblis mengatakan kepada mereka, "Kamu tidak akan pernah
mendapatkannya. Hamba
Tuhan
apaan kamu! Kamu bahkan tidak memiliki Alkitab secara keseluruhan! Bagaimana
bisa kamu berdoa bagi orang untuk diselamatkan atau disembuhkan, bila kamu tidak
bisa berdoa dan mendapatkan Alkitab baru?" Terjadi Pertempuran
yang intens.
Anda mungkin berpikir, Tentu saja Anda tidak meragukan
setelah Anda memilikinya. Itu akan menjadi gila! Itulah poin Anda. Pernahkah Anda
berdoa untuk disembuhkan dan kemudian di pikiran berikutnya Anda bertanya-tanya
apakah Anda akan pernah benar-benar bisa disembuhkan? Itu karena Anda tidak
melihat penyembuhan sebagai sesuatu yang telah dilakukan tetapi sebagai sesuatu
yang belum dicapai.
I Petrus 2:24 b berkata,
"Dengan bilur-bilurNya kamu telah sembuh".
Ini kesepakatan sudah dilakukan. Sebenarnya tidak benar
untuk berdoa meminta kesembuhan. Sebaliknya, kita harus bersyukur menerima
kesembuhan karena Tuhan telah menyediakannya. Ada perbedaan antara berjuang supaya sembuh
dan berjuang karena kita telah disembuhkan. Perbedaan itu adalah perbedaan
antara keberhasilan dan kegagalan.
Kita tidak diselamatkan oleh kasih karunia atau dengan iman,
kita diselamatkan oleh kombinasi dari keduanya. Sebenarnya, iman bukanlah iman
alkitabiah yang benar kecuali iman yang digunakan dalam menerima apa yang Tuhan
telah sediakan oleh kasih karuniaNya.
Iman kita tidak menggerakkan Tuhan. Jika Allah belum telah-tergerak
oleh kasih karunia-Nya, maka iman Anda tidak dapat membuat-Nya bergerak. Iman
hanya merampas atau mengambil apa yang telah diberikan Allah oleh kasih
karunia. Jika
Dia sudah menyediakan kebutuhan
Anda dengan kasih karunia-Nya, maka iman hanya respon positif Anda untuk apa
yang Dia sudah-lakukan, bukan sesuatu yang Anda lakukan untuk mendapatkan agar Allah
menanggapi Anda.
Dibutuhkan wahyu dari Roh Kudus untuk membuat kebenaran
menjadi hidup di dalam hati dan pikiran Anda. Banyak orang tidak bisa memahami hubungan
antara iman dan kasih karunia, karena mereka terjebak dalam pancaindra mereka.
Jika mereka tidak dapat melihatnya, merasakannya, menciumnya, menyentuhnya,
atau mendengarnya, mereka berpikir itu tidak ada. Oleh karena itu, ketika Anda
mengatakan mereka telah sembuh, mereka memeriksa tubuh fisik mereka dengan
panca indera mereka, dan jika mereka tidak melihat atau merasa sembuh, mereka
mengatakan mereka tidak sembuh.
Banyak hal yang ada, yang kita tidak bisa merasakan dengan
indra fisik kita. Misalnya, ada sinyal televisi dimanapun Anda berada sekarang.
Anda tidak dapat melihat atau mendengar mereka, tetapi mereka ada. Semua hal
yang harus Anda lakukan adalah menyalakan satu set televisi dan tune in ke sinyal, dan kemudian Anda
akan melihat dan mendengar bahwa mereka memang ada, melalui layar televise Anda.
Sinyal tidak memulai penyiaran saat Anda menghidupkan TV set Anda, itu sudah
disiarkan sebelum Anda menyetel masuk. Hanya ketika Anda mulai menerima, Anda
melihat sinyal dalam bentuk audio video dalam TV Anda .
Demikian juga, Tuhan telah memberkati Anda dengan SEMUA hal.
Hidup Anda mungkin tidak mencerminkan itu, tapi
itu bukan karena Tuhan tidak memberi, itu karena Anda belum menerima.
Jika televisi Anda tiba-tiba menayangkan gambar dan suara
kosong, apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda
segera menghubungi stasiun TV dan mendesak mereka untuk memperbaiki pemancar
mereka? Kami rasa tidak. Anda akan memeriksa TV set Anda terlebih dahulu.
Namun dalam dunia spiritual, orang-orang Kristen terus-menerus berteriak kepada Tuhan dan
meminta-Nya untuk memperbaiki pemancar-Nya dan bukan meminta-Nya untuk bekerja
pada fungsi penerima mereka. Jika mereka tidak melihat manifestasi instan
penyembuhan mereka, mereka otomatis hanya mengira bahwa Allah tidak
menyembuhkan mereka. Mereka jarang memperhitungkan bahwa mungkin bagian
penerimaan mereka itulah masalahnya.
Jawaban untuk pertanyaan itu adalah bahwa Tuhan tidak
menjawab doa yang satu dalam tiga menit dan doa satu lainnya dalam tiga minggu,
Ia menjawab doa-doa langsung. Dalam
Daniel 9:23, malaikat Gabriel menjelaskan kepada Daniel
bahwa pada awal doanya, Tuhan memberinya perintah untuk pergi menyampaikan
jawaban doa Daniel . Namun Gabriel
butuh sekitar tiga menit untuk sampai ke sana .
Kemudian dalam Pasal kesepuluh, utusan yang datang ke Daniel
mengatakan kepadanya bahwa pada hari pertama dari doa Daniel ,
Tuhan mengutus dia menyampaikan jawaban, tapi dia telah terhalang oleh kekuatan
setan selama tiga minggu.
Allah tidak menunda-nunda dalam menjawab doa ini! Dia
menjawab doa-doa langsung, tapi apa yang telah diperintahkan TUHAN dalam dunia
spiritual terhalang dari memanifestasi dalam dunia fisik. Namun, jawabannya
telah diberikan. Yang benar adalah bahwa Tuhan telah memberikan segala sesuatu
yang kita butuhkan, tapi Pemeliharaan-Nya berlangsung di alam spiritual.
"Allah adalah Roh: dan mereka yang menyembah Dia harus
menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran" (Yohanes 4:24).
Allah bergerak di bidang spiritual atau alam rohani. Apakah kita
lihat terwujud atau tidak di alam fisik melalui panca indra, adalah apa yang
telah dilakukan dalam alam rohani tidak tergantung pada pemberian-Nya, tetapi
pada menerima Anda. Salah satu variabel atau faktor penghambat adalah oposisi
setan. Namun, orang-orang memberikan kredit atau membesar-besarkan pengaruh cara setan terlalu banyak. Beberapa berpikir bahwa
setan tidak pernah melewatkan trik. Mereka tidak yakin tentang kesetiaan Tuhan,
tetapi mereka benar-benar yakin bahwa setan selalu ada untuk melampiaskan
malapetaka.
Namun, iblis tidak melancarkan pukulan sepanjang waktu.
Kadang-kadang manifestasi fisik dari apa yang Tuhan telah lakukan datang dengan
sedikit usaha. Lain kali bisa ditunda, bukan karena Allah membuat perubahan,
tetapi karena iblis kadang-kadang menjadi penghalang. Lain kali, ada oposisi
setan utama yang menghambat perwujudan apa yang diperintahkan Allah.
Kita harus tahu bahwa Allah telah melakukan bagian-Nya dan
bahwa keterlambatan dalam manifestasi yang Anda rasakan bukan kesalahan-Nya.
Itu akan membuat kita teguh dalam iman. Ingatlah bahwa iman adalah respon
positif kita untuk apa yang Tuhan telah lakukan oleh kasih karunia.
Hal ini membawa kita untuk masuk peperangan rohani. Peperangan
rohani ini adalah topik panas di tubuh Kristus. Tapi menurut pembelajaran dari Alkitab, peperangan rohani
adalah ajaran yang paling disalahgunakan dalam pelayanan hari-hari ini. Gereja
benar bahwa setiap orang dari kita terlibat dalam peperangan rohani. Menyangkal
pertempuran tidak menghentikannya-itu hanya menjamin bahwa Anda akan
kehilangan. Tapi Setan satu-satunya kekuatan yang ada adalah penipuan.
Setan tidak memiliki kekuatan atau otoritas fisik kecuali
apa yang kita berikan kepadanya ketika kita menyerah pada kebohongannya. Itu
pernyataan radikal yang benar-benar bertentangan dengan ajaran populer
peperangan rohani. Banyak orang Kristen
menyatakan bahwa kekuatan setan yang mengendalikan orang dalam perbudakan.
Pendapat lain bahwa cara untuk
menerobos atau melepaskan dari kungkungan Setan adalah untuk berdoa-syafaat,
mengikat kekuatan-kekuatan jahat, dan membebaskan orang-orang. Ajaran-ajaran itu
bukan apa yang Firman
Tuhan ajarkan.
Alkitab mengatakan,
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu
benar-benar adalah murid-Ku dan
kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
(Yohanes 8:31,32).
Tetap dalam firman, benar-benar murid Yesus
akan mengetahui kebenaran adalah apa yang membuat orang bebas, bukannya
mengikat iblis dalam doa. Tidak ada satu model Alkitabiah untuk peperangan
rohani dengan cara yang diajarkan oleh
banyak gereja hari ini, terutama gereja pantekosta dan kharismatik. Baik Yesus
maupun murid-murid-Nya tidak pernah mengirim tim
prajurit doa ke kota
manapun untuk mempersiapkan iklim spiritual. Mereka tidak pernah termotivasi agar
tubuh orang beriman untuk menghabiskan seumur hidup mereka mengikat kekuatan
setan. Ini adalah hal yang sangat kontroversial dan salah satu yang Anda tidak
punya waktu untuk berurusan dengan benar dalam tulisan ini. Gelap tidak perlu
diusir, tetapi pancarkanlah terang maka kegelapan akan hilang.
Pesan ini selamanya akan mengubah cara
Anda berpikir tentang menerima berkat-berkat Tuhan. Ini adalah pengetahuan
tentang kebenaran yang akan membebaskan Anda untuk menerima dari Tuhan. Berkat itu
sudah tersedia: ambillah.
Minggu, 03 Maret 2013
KRISTEN DAN POLITIK
Kristen Dan Politik
Mitos tentang Firman didefinisikan oleh Kamus
Webster dengan cara ini: "Sebuah kisah nyata atau fiksi yang menarik bagi
kesadaran dari masyarakat dengan mewujudkan cita-cita budaya atau dengan
memberikan ekspresi emosi yang biasa dirasakan." Itu definisi
mengungkapkan apa yang telah terjadi ke Gereja Amerika dalam hal politik.
Keinginan berdasarkan emosional yang tulus untuk
melihat cita-cita Kristen di Amerika Serikat diwakili dalam pemerintahan telah
menyebabkan penciptaan mitos. Bahwa mitos mengatakan ini: orang Kristen akan
kehilangan kebebasan beragama mereka jika mereka menjadi aktif terlibat dalam
sistem politik. Dengan kata lain, para tokoh agama di Amerika yang mempengaruhi
tokoh Kristen di Indonesia melarang umatnya berpolitik praktis. Sayangnya,
tokoh itu berasal dari Gereja dengan pertumbuhan yang luar biasa. Tapi apakah
itu benar?
Pada 1970-an dan 80-an, gerakan akar rumput
terbesar evangelis Kristen yang terlibat aktif ke dalam proses politik yang
pernah kita lihat terjadi di Amerika. Gerakan ini membantu memilih presiden
konservatif ke Gedung Putih dua puluh dari dua puluh delapan tahun terakhir,
dan kemudian mengubah susunan Mahkamah Agung. Gerakan yang sama terjadi ketika
memenangkan pasangan Jokowi dan Ahok untuk pemilihan Gubernur dan Wikil
Gubernur DKI Jakarta tahun 2012.
Sementara ini adalah hasil yang baik, mudah untuk
melihat bahwa politik tidak memecahkan masalah kita yang sebenarnya.
Paling-paling hanya jargon, penyakit sosial banyak tinggal tetap dan selalu
bertambah jenis dan intensitasnya. Aborsi dan narkoba masih menghancurkan
kehidupan jutaan anak-anak tidak berdosa setiap tahun, dan tatanan moral
Amerika tampaknya mengungkapkan keburukan pada tingkat yang mengkhawatirkan. Korupsi
dan berbagai penyimpangan dilakukan oleh para pelaku politik di Indonesia
bahkan di seluruh dunia.
Apakah ini berarti kita ditakdirkan mengalaminya?
Itu jika kita percaya pemerintah dapat melakukan apa saja yang menjadi tugas gereja
yang telah dipanggil untuk melakukannya. Bentuk pemerintahan kita tidak pernah
dimaksudkan untuk mengubah masyarakat, melainkan hanya sekedar mampu
menghasilkan moralitas melalui perundang-undangan dan penegakan hukum. Pemerintah
hanya efektif dan dapat membantu menahan amoralitas, tetapi hanya jika gereja
telah membentuk landasan moral dalam hati para pria dan wanita yang memerintah.
Sebagaimana telah kita lihat melalui aktivisme
yudisial, hakim dengan kekuatan hukum yang besar dan tidak ada karakter moral sering
membuat penilaian bertentangan dengan penafsiran yang wajar dari hukum. Mereka
menyebut kejahatan itu baik dan yang jahat baik (Yesaya 5:20), sering membuat
korban merasa bersalah sekaligus menciptakan simpati terhadap pelaku. Bahasa awamnya
hukuman yang dijatuhkan oleh pengadilan tidak pernah menciptakan efek jera. Tidak
pernah mampu mengubah masyarakat menjadi lebih baik secara moral.
John Adams, presiden kedua Amerika Serikat, menulis
pada tahun 1789, "Konstitusi kita dirancang hanya untuk orang moral dan
agama. Hal ini sepenuhnya tidak memadai untuk pemerintah yang lain ...
pemerintah bebas yang terletak pada moralitas publik dan swasta". Itu bukan
pemerintah kita yang telah gagal. Itu adalah gereja yang telah gagal menjadi
garam dunia (Matius 5:13) .
Dr Jedediah Morse mengatakan pada tahun 1799:
"Dalam proporsi efek asli Kristen berkurang di negara mana pun, baik
melalui ketidakpercayaan, atau korupsi doktrin, atau mengabaikan institusi,
dalam proporsi yang sama akan terjadi rakyat bangsa akan mundur dari
berkat-berkat kebebasan sejati ... Setiap kali pilar agama Kristen harus
digulingkan, menjadi bentuk kita sekarang pemerintahan republik, dan
berkat-berkat yang mengalir dari mereka, harus menghilang bersama mereka".
Dia berkata bahwa Kekristenan, bukan pemerintah, adalah menjadi kekuatan
pendorong di belakang kebebasan sejati. Karena Firman berkata, apabila kamu
menggetahui kebenaran maka kamu akan mengalami kebebasan sejati.
Ketika Perang Dunia II membawa Amerika kembali ke
lututnya, kebangunan rohani terjadi yang disebut sebagai era kehadiran di
gereja tertinggi dalam sejarah. Suatu periode waktu pertobatan dan Allah membawa
perdamaian dan masa kemakmuran besar. Tetapi, hasil yang diperoleh setelah saat
itu mengakibatkan pada periode berikutnya adalah gereja yang terbuai untuk
tidur. Dan sementara sedang tidur, generasi baru lahir, "baby
boomer," menjadi terobsesi dengan materialisme dan kebebasan dari kendala
moral. Mereka menabrak semua rambu-rambu Kitab Suci Kristen.
Bagaimana gereja bereaksi? Dalam berbagai cara,
beberapa di antaranya dengan sangat baik. Orang-orang mulai mencari Tuhan, dan
Tuhan menjawab melalui apa yang sering disebut "Gerakan Umat Yesus,"
"Gerakan Karismatik," "Gerakan Firman Iman," "The
Renewal Witness Lay," dll kebangunan rohani yang dipelopori oleh setiap
individu, namun mereka memiliki dampak di seluruh dunia. Sesungguhnya, ini
adalah langkah yang kuat dari gerekan Roh Allah. Allah menggerakkan
individu-individu tertentu untuk tujuan KerajaanNya. Dia tidak pernah
menggerakkan gereja dalam arti institusi atau kelembagaan, bahkan lembaga
kegerejaan sering menjadi penghambat utama gerakan Kerajaan Allah. Apalagi yang
mengklaim dan mengaku sebagai arus utama. Utama apanya?
Namun, secara keseluruhan, gereja salah menanggapi dalam
mempromosikan keterlibatan politik sebagai jawaban mengatasi kesengsaraan
masyarakat. Jangan salah, Kristen yang tinggal di negara yang memberikan mereka
kebebasan untuk memerintah melalui voting atau memegang jabatan politik
memiliki tanggung jawab untuk berpartisipasi. Namun, bagi banyak orang, politik
belum satu-satunya menjadi senjata ampuh menghancurkan kemerosotan moral.
Mengapa?
Calvin Coolidge, presiden ketiga puluh dari Amerika
Serikat, menyatakan, "Fondasi masyarakat kita dan sisanya pemerintah kita
begitu banyak didasarkan pada ajaran Alkitab akan sulit untuk mendukung mereka jika
iman [fondasi dari masyarakat] dalam ajaran-ajaran akan berhenti menjadi
praktis universal dalam negara kita". Artinya kalau ajaran Kitab Suci
tidak dijalankan dengan seutuhnya dan sempurna, maka akan terjadi penyimpangan
dalam kehidupan bernegara.
Masyarakat kita tidak sakit karena pemerintah,
melainkan sakit karena gereja tidak membuat iman dalam ajaran Alkitab
"praktis universal dalam negara kita." Gereja tidak mampu
mengimplementasikan ajaran Alkitab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara. Para pendeta hanya bisa berkhotbah kemudian meminta umat memberikan
kontribusi sebanyak-banyaknya untuk kepentingan pendeta yang bersangkutan. Ini keserakahan
dan kesombongan.
Setelah kita berhenti untuk memenangkan hati
manusia ke jalan Allah, tidak dapat dihindari bahwa orang-orang fasik akan
membuat jalan mereka ke dalam kepemimpinan dan mengambil negara untuk digunakan
bagi kepentingan mereka. Inilah misi Iblis merampok dari manusia. Karena dia
datang hanya untuk mencuri, membunuh dan membinasakan.
Jika kita mengubah hati rakyat dengan Injil,
orang-orang akan mengubah pemerintah dengan suara mereka. Pemerintah hanya
mencerminkan apa yang orang percaya di dalam hati mereka. Maka kuncinya adalah
membentuk hati rakyat dengan karakter Kristus. William Penn, pendiri
Pennsylvania, menulis pada awal 1700, "Pemerintah tampaknya bagi saya menjadi
bagian dari agama itu sendiri ... Biarkan orang menjadi baik, dan pemerintah
tidak dapat buruk." Karena Yesus datang untuk memberi hidup, hidup yang
berkelimpahan.
Ada baiknya untuk mengejar tindakan hukum dan
cara-cara politik untuk memperbaiki kesalahan. Namun kuasa Injil memiliki lebih
banyak kekuatan untuk mengubah hati manusia daripada semua kekuatan militer dan
badan-badan legislatif pemerintahan manapun. Billy Graham memahami hal ini.
Ketika diminta untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 1950, ia
menjawab dengan mengatakan ia tidak akan menurunkan dirinya untuk posisi itu. Dia
tidak berusaha untuk mengurangi gengsi jabatan presiden, tapi dia mengangkat dirinya
menjadi seorang menteri dari Injil.
Rasul Paulus tinggal di salah satu masyarakat yang
paling tidak bermoral dan politik paling korup yang pernah dikenal dunia. Namun
ia menganjurkan ada tindakan politik. Dia mengatakan kepada orang-orang Kristen
untuk tunduk kepada pemerintah (Roma 13, Titus 3) dan berdoa untuk para
penguasa (1 Tim. 2:1-4). Dia melakukan perubahan dalam masyarakat melalui satu
hati pada suatu waktu. Dalam waktu singkat, Kristen menjadi agama resmi
kerajaan yang menguasai seluruh dunia, yang pernah melemparkan pengikutnya
untuk singa.
Elias Boudinot, presiden Kongres Kontinental pada
tahun 1783, dan kemudian seorang anggota Kongres dari New Jersey yang menjabat
sebagai presiden dari American Bible Society, mengatakan, "Sekali merosot karakter
moral dari orang, karakter politik mereka yang lebih merosot segera pasti
mengikuti." Lihatlah contoh nyata di Indonesia, yang disebut negara yang
religius dan sopan, tetapi perilakunya lebih jahat dari yang dapat dibayangkan
dan sangat bengis sekali. Kemanakah orang Kristen Indonesia? Dimanakah garam
dan terang itu?
Ada perang saudara terjadi di Amerika saat ini,
tetapi dalam kancah politis. Ruang sidang dan ruang kongres adalah medan
peperangan. Bagi orang Kristen sebenarnya perang itu sendiri adalah antara
terang kebenaran dan gelap, antara Injil dan kebohongan iblis. Ini antara umat
Allah dan anak-anak Iblis. Perang yang sama terjadi di seluruh dunia, dan
tentunya di Indonesia.
Dalam perang ini, musuh mencoba untuk
menyembunyikan tujuan sebenarnya di balik topeng hak-hak individu, hak-hak
asasi manusia dan kebebasan pribadi. Tapi jangan salah, tujuan sebenarnya
adalah penghapusan Allah dan pengaruh-Nya dari masyarakat kita sehingga masyarakat
dapat menikmati gaya hidup duniawi mereka tanpa keyakinan atau bersalah. Kebebasan
Kristen adalah dalam terang Firman Allah yang dilandasi oleh Kitab Suci
Alkitab/Bible dan dihidupkan oleh Roh Kudus. Kebebasan Iblis dan duniawi adalah
tanpa moral dan batasan apapun, dan tanpa tanggung jawab.
Cara untuk memenangkan perang ini dan mentransformasi
karakter politik bangsa ini adalah dengan menggunakan Injil untuk mengubah
karakter moral rakyatnya. Pendiri negara Amerika mengerti melalui kutipan di
bawah ini yang menunjukkan bahwa mereka tidak ingin pemerintah untuk mengubah
masyarakat mereka, tetapi untuk menjaga nilai-nilai yang sudah ada.
"Tidak mung ada politisi yang bisa benar, yang
sudah salah secara moral." Benjamin Rush, 1786
Gereja perlu memfokuskan kembali energinya kembali
kepada komisi besar atau Amanat Agung yang Tuhan kita Yesus Kristus telah memberi
kita dengan jelas dan tegas:
"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa
muridKu, baptislah mereka dalam nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus: ajarlah
mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu: dan, ingatlah,
Aku selalu menyertai engkau, bahkan sampai akhir dunia. Amin "(Matius
28:19-20).
Sekitar 30 persen orang Amerika mengatakan mereka
dilahirkan kembali. Sekitar 30 persen orang Indonesia adalah Kristen. Jika
masing-masing, dalam empat tahun ke depan, akan menyebabkan hanya satu orang
lain mendapatkan iman yang benar, lebih dari 60 persen populasi akan dilahirkan
kembali pada saat kita sekali lagi menghadapi pemilihan presiden. Jika itu
terjadi, maka benar-benar akan berubah. Negara kita pasti diberkati karena
mempunyai landasan moral dan karakter yang benar dan abadi.
Untuk membantu Anda mengubah hati seseorang, mulailah
setiap kali memakan Alkitab. Lembaga Budaya Agama Kristen (LEBAK) telah
menginisiasi lahirnya Gerakan Olimpiade Alkitab Internasional, The
International Bible Olympic. Gerakan OAI diyakini mampu memotivasi setiap
orang, tanpa memandang latar belakangnya untuk menikmati isi ajaran yang benar
sehingga memberi kebebasan sejati bagi setiap jiwa.
Hal ini akan membuat murid dari seorang teman atau
orang yang dicintai lebih mudah. Jika Anda dapat membaca, Anda dapat
menggunakan Alkitab atau Bible. Jika Anda mempunyai IPAD, Gadget atau perangkat
elektronik yang compatible Anda dapat
mengunduhnya secara gratis dengan mengketik Alkitab Audio atau Bible Audio
dalam google Anda. Ini bertujuan untuk membantu mengubah kehidupan seseorang. Membaca,
merenungkan, melakukan dan membagikan (motto OAI 2013) akan memungkinkan Anda
untuk mereproduksi dan mendistribusikan “ilmu” yang sudah Anda dapatkan sendiri
dari bahan yang terkandung dalam berbagai publikasi gratis untuk orang-orang
yang Anda Cintai dan jadikan murid. Kami melihat ini sangat baik digunakan
untuk mengubah kehidupan di seluruh dunia.
Tidak peduli untuk siapa Allah yang siap mencapai jiwa
menempati hati Anda, alat ini akan membantu Anda mengubah hidup mereka. Yesus
tidak pernah mengatakan kepada kita untuk membuat orang lain bertobat, Dia
mengatakan kepada kita untuk membuat murid. Jadikanlah semua bangsa muridKu, itu
perintahNya. Mari kita lakukan.
Minggu, 17 Februari 2013
APAKAH KEHIDUPAN KRISTEN ANDA MEMBUAT ANDA BERBEDA DARI ORANG LAIN?
Kisah Para Rasul 5:32
Dan kita adalah saksi dari segala sesuatu itu, kita dan Roh Kudus, yang
dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia.
Banyak dari kita telah pergi
ke gereja untuk sebagian besar umur hidup kita dan mungkin kita semua dapat
menguraikan dengan jelas satu sama lain tentang apa yang dimaksud dengan kekristenan.
Namun mungkin mengherankan betapa banyak dari kita tidak benar-benar hidup
melalui kekristenan yang kita kumandangkan pada hari Senin sampai Sabtu.
Meskipun banyak dari kita mungkin dalam beberapa cara
merasa menjadi bagian dari waktu doa pagi, namun mungkin akan mengejutkan bahwa
sebagian besar dari kita tidak memiliki kehidupan doa yang nyata dari kita
sendiri di rumah. Saya pikir banyak dari Anda akan mengatakan, "Ya, itu
aku."
Jika saya mengatakan itu
akan mengejutkan kita, bagaimana sebagian besar dari kita yang tidak pernah
melihat Alkitab di rumah kita sendiri? Bagaimana bila sedikit dari kita yang
pernah membaca Alkitab? Maka mungkin mengejutkan kita, juga, berapa banyak dari
kita memiliki semua masalah menyedihkan yang dihadapi juga oleh orang lain. Ini
mungkin mengejutkan kita, berapa banyak dari kita memiliki semua perjuangan
yang sama dengan jenis pendekatan Playboy untuk hidup. Orang-orang yang tidak
pergi ke gereja memiliki pola perjuangan yang sama dengan orang yang mengaku Kristen . Ini mungkin mengejutkan kita, berapa banyak
dari kita memiliki masalah dengan kebohongan atau ketidakjujuran yang dianggap
biasa dalam pekerjaan kita sehari-hari dan pengalaman sekolah?
Namun, kita semua
mungkin telah menghadiri gereja dari beberapa jenis ketika dari kita enam atau
tujuh tahun lalu tahu Kristen sangat,
sangat baik. Jika ada yang bertanya kepada kita apa agama kita, kita akan
menjawab, "Kita adalah orang Kristen .
Kita adalah dari agama Kristen ..."
Banyak dari kita bahkan mungkin berkata, "Saya sendiri adalah seorang Kristen ." Namun cukup mengejutkan bahwa hanya
sedikit dari kita benar-benar hidup dengan roh Kristen
pada hari Senin sampai Sabtu. Apakah kita benar-benar menjadi Kris ten
han ya pada hari Ming gu?
Atau han ya beberapa jam ketika mengikuti ibadah
di Ge r e j a ?
Orang yang dicintai,
saya pikir alasannya adalah sangat jelas. Anda menemukannya di awal dari kitab
Kejadian. Itu adalah pilihan yang ditetapkan di hadapan manusia di hari-hari
awal. Ditetapkan di hadapan manusia oleh Allah untuk umat manusia di masa
kecilnya sebagai pilihan antara dua pohon. Mungkin Tuhan
akan mengaturnya di depan kita sedikit berbeda hari ini, tapi tentu pada hari
itu ditetapkan di hadapan manusia sebagai pilihan antara dua pohon. Ini adalah
Kejadian 2:17, "Tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat
janganlah kamu makan, karena pada hari kamu makan itu engkau akan mati."
Itulah salah satu pohon dan pohon lainnya adalah dalam ayat 9 dari bab dua, "Dan
dari tanah yang diberikan TUHAN dibuat untuk menumbuhkan setiap pohon yang
menyenangkan untuk dipandang dan baik untuk dimakan, pohon kehidupan di tengah-tengah
taman, dan pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat."
Saya pikir itu saja.
Saya tidak berpikir ada satu dari kita yang tidak bisa menguraikan kalimat
utama Iman Kepercayaan atau Kredo
Kristen . Kita percaya pada Allah
Bapa, Allah Anak, Allah Roh Kudus, percaya pada Gereja Universal Kudus, kita
percaya pada pengampunan dosa, dan percaya akhir zaman. Sebagian besar dari
kita bisa menguraikan pada tingkat tertentu Kredo tersebut. Sebagian besar dari
kita bisa bicara setengah masuk akal tentang doa. Sebagian besar dari kita
memiliki pengetahuan yang besar. Kita kuat dalam pengetahuan, dan kita kuat
pada pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Kita besar pada apa yang
benar bagi seseorang untuk melakukan dan apa yang salah bagi seseorang untuk
melakukan tapi sejauh pohon kehidupan yang bersangkutan, kita tahu sedikit
tentang hal itu. Dengan kata lain, kita menjadi Kristen
karena ide-ide Kristen di sini mengisi
kepala kita. Kita menjadi Kristen
karena ide-ide Kristen mengisi
pemahaman kita, tetapi Roh atau roh Kristen
tidak mengisi hati kita.
Ketika kita keluar dari gereja
pada siang hari segera kita menemukan bahwa di dalam kita sama saja dengan
orang lain yang tidak pergi ke gereja. Tidak ada yang berbeda di dalam yang
muncul dari dalam diri kita untuk mengarahkan kita berbeda. Kita hanya bekerja
dengan cara yang sama dengan orang
lain bekerja, kita berpikir dengan cara
yang sama, kita bertindak dengan cara
yang sama, kita merasakan hal yang sama. Hal ini benar-benar terjadi karena kita
hanya orang-orang Kristen dalam
pengetahuan. Kita telah mengambil banyak pengetahuan tentang yang baik dan yang
jahat ke dalam diri kita selama bertahun-tahun. Kita telah menghadiri gereja
dan Sekolah Minggu . Tapi kita tidak pernah, ya tidak pernah
menghubungi roh hidup yang datang dari Allah. Anda mungkin berkata, "Oh,
well saya dilahirkan kembali dan aku tahu dosa saya diampuni. Aku sudah melalui
hal yang Anda bicarakan." Saudara terkasih, sangat penting bagi kita untuk
melihat bahwa penekanan besar pada pengampunan dosa di zaman kita meliputi
Injil Perjanjian Lama. Orang-orang Perjanjian Lama memiliki pengetahuan bagaimana dosa-dosa
mereka diampuni, mereka tahu bahwa Allah siap untuk mengampuni dosa-dosa
mereka.
Itu bukan Injil Perjanjian
Baru . Injil Perjanjian
Baru adalah sesuatu yang jauh
lebih hidup dan waspada dan aktual dan dinamis dari sekedar mengetahui bahwa
dosamu sudah diampuni. Bahkan David dan orang-orang tua dari hari-hari Perjanjian Lama tahu
bahwa dosa-dosa mereka diampuni. Mereka tahu bahwa Allah memiliki belas kasihan
kepada mereka. Dia berkata, "Diberkatilah orang yang dosa-dosanya tidak
diperhitungkan kepadanya." Diberkatilah orang yang dosanya ditutupi,
mereka tahu itu. Jika
Anda mengatakan kepada saya,
"Ya, karena darah sapi dan sapi dan binatang." Tidak, mereka tahu
karena itu bukan hanya apa yang Allah perlukan. Allah berkata kepada mereka,
"Aku tidak hanya ingin persembahan pengorbanan, Aku inginkan ketaatan..." Jadi mereka
akan melakukan segala daya mereka untuk taat kepada Allah. Mereka tahu sesuatu
di luar darah binatang dan darah lembu. Mereka tahu sedikit atau tidak ada apa-apa
kecuali untuk manusia yang beredar di antara mereka. Mereka tahu sedikit atau tidak
tahu apa-apa tentang pohon kehidupan, dan pohon kehidupan adalah tentang apa
yang Injil Perjanjian Baru
nyatakan.
Injil Perjanjian Lama dalam Markus 1:4, "Muncul Yohanes Pembaptis
di padang gurun
memberitakan baptisan pertobatan untuk pengampunan dosa." Itu John .
Dia adalah seorang manusia Perjanjian Lama. Dia adalah seorang penginjil
Perjanjian Lama dan Injil yang ia beritakan adalah Injil Perjanjian Lama. Dia
berkhotbah tentang baptisan, pertobatan untuk pengampunan dosa. Nah, itu apa
yang banyak dari kita telah mendengar dan banyak dari kita telah masuk ke dalamnya
hari ini. Jika kita hanya sejauh itu kita adalah orang Injil
Perjanjian Lama. Anda lihat Injil
Perjanjian Baru
dalam ayat 8. Markus 1:8, "Aku telah membaptis kamu dengan air," tapi
John berkata, "Dia (Yesus) akan
membaptis kamu dengan Roh Kudus." Injil Perjanjian
Baru berkaitan dengan baptisan Roh
Kudus. Itulah apa itu, Perjanjian
Baru adalah Roh Kudus.
Makan dari pohon
kehidupan berarti sedang dibaptis dengan Roh Kudus. Jika Anda
mengatakan kepada saya, "Tapi saya punya beberapa pengalaman dengan Roh
Kudus ketika saya lahir dari Allah, saya merasakan roh yang berbeda masuk ke
dalam diriku." Ya, tapi kau tahu baik, apa yang baik Anda lakukan dengan Roh yang sama
selama bertahun-tahun. Anda telah menganggap Roh itu sebagai semacam konsultan
atau penasihat. Anda akan mendengarkan saran Roh dan kemudian Anda akan
memutuskan apakah Anda ingin melakukan apa yang Roh telah memberitahu Anda atau
tidak. Bahwa
Roh akan berbicara dan kemudian
sikap dan kebiasaan masyarakat sekitar Anda akan berbicara. Roh yang akan
berbicara, dan teman-teman Anda akan berbicara. Roh yang akan berbicara, dan
kemudian buku-buku lain yang Anda baca akan berbicara, dan surat kabar yang
Anda baca akan berbicara, dan secara bertahap Anda mulai memisahkan diri Anda
lebih jauh dan lebih jauh dari Roh itu.
Anda masih menganggap
diri sebagai lahir dari Allah karena Roh dari waktu ke waktu dapat dengan
perjuangan yang luar biasa untuk keluar dan membiarkan Anda tahu sesekali apa
yang Tuhan ingin Anda lakukan. Dalam saat-saat krisis kecil mungkin Anda membuat
keputusan yang tepat, tetapi di sisa seluruh hidup Anda tidak diatur oleh Roh
itu. Anda diatur oleh sikap orang-orang di sekitar Anda. Anda diatur oleh
orang-orang yang Anda hidup dengannya dan bekerja dengannya, dengan buku yang Anda
baca, oleh surat
kabar yang menyerap Anda, oleh televisi yang kita tonton. Orang yang dicintai,
kita adalah orang-orang Perjanjian Lama yang benar-benar tidak makan dari pohon
kehidupan dan itulah sebabnya hidup Anda hari Senin sampai Sabtu tidak berbeda
dari orang lain. Jika
Anda mengatakan kepada saya,
"Yah, aku pernah mendengar tentang Baptisan Roh Kudus dan saya pernah
mendengar berbicara dalam bahasa roh dan karunia kesembuhan dan segala macamnya,
baiklah. Tapi itu tidak terlalu banyak memenuhi apa yang Anda butuhkan. Anda
butuh sesuatu yang akan membuat Anda di hadapan Allah Senin sampai Sabtu dalam
pemikiran, dalam cara menangani
masalah bisnis, dalam cara menangani
keputusan komersial yang harus dibuat, dalam cara
mengatasi hal-hal di rumah dan di sekolah. Anda perlu sesuatu yang akan membuat
Anda sejalan dengan Roh yang Anda rasakan persis sama dengan pada waktu dalam
pelayanan pada hari Minggu pagi."
Orang yang dicintai, itu
adalah tentang baptisan Roh Kudus. Itulah apa itu tentang Roh Kudus. Menarik
bahwa kata Yunani untuk baptisan dalam Perjanjian Baru
berarti membenamkan. Belum tentu tenggelam dalam air, tetapi membenamkan dan
akan tenggelam. Itulah inti dari apa tentang baptisan Roh Kudus. Hal ini
menjadi benar-benar tenggelam dalam Roh Kudus, ia sedang benar-benar tenggelam
dalam Dia. Tidak memiliki sebagian dari diri Anda di dalam Dia dan sebagian
keluar, tapi yang benar-benar tenggelam dalam Dia, benar-benar tertutup
oleh-Nya, benar-benar dikelilingi oleh-Nya, benar-benar dikendalikan oleh-Nya.
Itulah apa artinya Perjanjian
Baru . Ketika Anda berbicara
tentang orang yang dibaptis dengan Roh Kudus Anda berbicara tentang seseorang
yang tidak hanya siap untuk memiliki Roh Kudus di dalam mereka sebagai semacam
penasihat atau konsultan, tetapi sebagai orang yang benar-benar memerintahkan
segala sesuatu dalam hidup yang satu itu.
Saudara dan saudari,
itulah iman sejati kepada Allah. Kau dan aku tahu itu baik-baik saja dengan
baik. Ini bukan iman sejati percaya kepada-Nya sampai ke titik di mana Anda
tidak setuju dengan-Nya. Ini bukan. Ini bukan iman sejati mempercayai Dia hanya
sejauh yang Anda mengerti. Kita mungkin berkata kepada Tuhan "Sekarang
tunggu sebentar, saya dapat melihat bagaimana Anda dapat menarik saya keluar
jika saya terseret ke ambang bencana keuangan. Tapi aku tidak bisa melihat
bagaimana Anda dapat menarik saya keluar jika saya pergi ke ambang bencana
keuangan. Jadi aku hanya akan pergi ke titik A. Saya tidak bisa membuatnya ke
titik B." Bukan iman seperti itu.
Tapi jangan Anda melihat,
bahwa dengan cara itu tebing semua? Jika Anda
menarik diri kembali atau keluar setiap kali Anda ingin dari Roh Allah di dalam
diri Anda, maka Dia tidak benar-benar Allahmu sama sekali. Dia tidak
benar-benar Allahmu. Saya bisa berbicara dengan Anda sangat realistis sebagai
guru sekolah. Jika
Anda memiliki anak-anak di kelas sebanyak
30 orang dan Anda memiliki otoritas mutlak atas setiap orang. Tetapi orang
kecil di bagian belakang yang hanya melakukan apapun yang dia inginkan ketika
dia inginkan dan Anda tidak bisa berbuat apa-apa dengan dia. Anda mungkin
menjadi guru dari 29 orang dari mereka tapi kau bukan guru dari kelas itu.
Dengan kata lain, jika Anda bukan guru dari semua, Anda benar-benar bukan guru
sama sekali karena dia bisa menarik karpet dari bawah Anda setiap saat. Anak kecil
itu tidak tunduk pada Anda, berarti Anda bukan gurunya.
Ini sama dengan Allah
kita. Jika Anda menarik diri kembali dan mempertahankan hak untuk menarik
kembali dari apa yang Dia memberitahu Anda lakukan kapanpun Anda inginkan, maka
penunjukan Anda tentang Dia sebagai Tuhan Anda adalah murni melayani diri
sendiri dan teoritis. Bahkan, Dia adalah Allah hanya selama Anda membiarkan Dia
menjadi Tuhan, hanya selama Anda memilih untuk mematuhi-Nya. Roh-Nya
menjalankan hidup Anda hanya selama Anda setuju dengan Roh itu. Itu berarti
Anda yang menjadi Tuhan.
Orang yang dicintai, cara kekristenan seperti itu berarti Anda tidak
benar-benar mengalami kuasa Allah dalam hidup Anda sama sekali. Jika Anda
mengatakan kepada saya, "Sekarang saudara, dari waktu ke waktu saya yang miliki."
Ya, Allah dari keanggunan-Nya memanifestasikan hidup-Nya dalam diri Anda dari
waktu ke waktu untuk mencoba dan menarik Anda kepada diri-Nya seperti Ia telah
memungkinkan hal-hal seperti gempa bumi untuk mengembangkan di permukaan bumi
untuk mengungkapkan kepada kita hal-hal yang tidak benar dan mereka tidak benar
karena mereka direncanakan di awal. Jadi Tuhan
memanifestasikan dalam diri kita, bahkan yang paling fasik di antara kita,
sebagian dari Roh-Nya dan beberapa sikap-Nya sendiri dan beberapa dari
keinginan-Nya sendiri. Sekarang orang-orang terkasih, yang adalah murni
tindakan berdaulat dalam rahmat ke arah Anda. Jika Dia adalah Allah hanya
selama Anda membiarkan Dia menjadi Tuhan, maka Dia bukan Tuhan dan jika kamu
taat Roh-Nya hanya ketika Anda memilih untuk mematuhi Roh-Nya, maka Anda tidak
dibaptis dengan Roh Kudus dan itulah mengapa Anda tidak memiliki pengalaman
hidup sebagai Kristen sejati dari hari Senin sampai Sabtu.
Allah hanya akan
memberikan hidup-Nya untuk orang-orang yang akan membiarkan Dia menjadi Tuhan
sepenuhnya setiap saat sepanjang hari-hari mereka. Itulah benar-benar apa yang
dimaksud dengan baptisan Roh Kudus. Kisah Para Rasul 5:32 mengambil semua
misteri dari kebenaran tentang baptisan Roh Kudus. Ini hanyalah sebuah ayat
yang sangat jelas, "Kita adalah saksi dari hal-hal ini dan begitu juga Roh
Kudus yang dikaruniakan Allah kepada mereka yang taat kepada-Nya." Itu
saja. Bicara
Lidah atau bahasa Roh mungkin
datang dan mereka mungkin tidak datang. Tidak masalah jika Anda tidak pernah
berbicara dalam bahasa roh. Anda mungkin tidak pernah melakukan pekerjaan
penyembuhan. Anda mungkin tidak pernah melihat keajaiban atau mujizat tetapi
Allah akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang taat kepada-Nya. Dia akan
memberikan Roh Kudus untuk salah satu dari kita di sini yang menghentikan
layanan ini paruh waktu kepada Allah. Anda tahu Anda melihatnya. Ini hanya
begitu polos dan logis. Jika
Anda taat kepada Allah, hanya
selama Anda setuju dengan-Nya maka Anda tidak mentaati Tuhan. Anda hanya
mematuhi diri Anda dan Anda lewat itu. Anda adalah jenis melewati pujian lembut
kepada-Nya. "Saya benar-benar taat Anda, Tuhan." Dia tahu Anda
benar-benar mematuhi kehendak Anda, bukan Dia.
Saudara-saudara, saya
pikir banyak dari kita telah kehilangan kemuliaan dan kegembiraan dan kebebasan
baptisan Roh Kudus hanya karena fakta: bahwa kita masih berpikir kita menaati
Allah padahal sebenarnya kita hanya setuju dengan-Nya. Ini hanya nyaman bagi
kita di saat tertentu. Kita tidak tenggelam dalam Roh Kudus, kita memiliki Roh
Kudus, kita memiliki Dia, kita punya-Nya, Dia tidak bisa melakukan apa pun yang
kita tidak akan membiarkan Dia lakukan. Kita memiliki Roh Kudus, tetapi Roh
Kudus tidak memiliki kita. Dia tidak memiliki kita. Tidakkah Anda
melihat itu sebabnya kita memiliki penderitaan kita dalam situasi bisnis dan
dalam situasi sekolah dan dalam situasi rumah dan seribu situasi lain yang Anda
khawatir tentangnya dan mendapatkan diri Anda cemas?
Anda memiliki mereka
karena Anda masih bertanggung jawab, Anda masih bertanggung jawab atas hidup
Anda. Ini masih hidup Anda. Anda tidak memiliki sumber daya selain diri Anda
sendiri. Ini masih terjadi sampai Anda benar-benar melepaskannya. Itu sebabnya
kita maju dalam ketakutan seperti itu dan gemetar karena kebanyakan dari kita
tidak menyadari betapa terbatas pengetahuan kita dan pemahaman kita dan
bagaimana pendek terlihat kita dan seberapa seimbang kita berada dalam hal analisis
kita. Tidak heran kita khawatir, tidak heran kita cemas. Sebagian besar dari
kita akan enggan untuk percaya diri dengan kantong kertas coklat tapi di sini
kita, kita harus percaya seluruh hidup kita untuk diri kita sendiri. Tidak
heran kita khawatir, dan cemas, dan takut. Pada akhirnya membawa tekanan,
stroke dan kelumpuhan. Atau, serangan jan tung
dan akhirnya kematian.
Saudara terkasih, yang
tidak berencana sama sekali. Anda tidak bisa tahu apa yang orang lain akan
lakukan di seberang meja. Anda tidak bisa. Tidak ada cara .
Anda tidak bisa tahu apa yang akan terjadi kepada kepentingan mereka yang
celaka. Anda tidak bisa tahu apa yang akan terjadi pada dana
pensiun 20 tahun di jalan. Anda tidak bisa tahu apa yang akan terjadi pada
jaminan sosial 30 tahun di jalan. Anda tidak bisa tahu apa orang lain akan
lakukan.
Tapi ada pembuat yang
menempatkan Anda di sini, siapa tahu itu benar-benar dan akan memerintahkan
Anda dan mengarahkan Anda dalam terang apa yang telah direncanakan untuk hidup
Anda - yang adalah hal terbaik untuk hidup Anda karena Dia tahu Anda lebih baik
daripada Anda mengenal diri sendiri. Itulah sebabnya Dia ingin menjadi Allahmu.
Menjadi tenggelam dalam Roh Kudus sedang ditutupi dengan Roh Kudus sepenuhnya
sehingga ketika Dia meminta Anda untuk melakukan sesuatu, Anda melakukannya.
Itu saja. Ini bukan
misteri sama sekali. Ini ada misteri besar. Orang-orang terkasih di abad
pertama, mereka tidak memiliki setengah dari pendidikan kita, mereka tidak
memiliki setengah dari kehadiran di gereja yang kita miliki, tetapi ketika mereka
datang ke depan untuk baptisan, Paulus menjelaskan kepada mereka,
"Sekarang dengarkan, apakah Anda tahu bahwa Anda sedang dibaptis dalam
kematian Kristus. Anda sedang dibaptis dalam kematian-Nya sehingga sewaktu Ia
dibangkitkan dari kematian oleh kuasa Bapa, Anda juga bisa terangkat dan
berjalan dalam kebaruan kehidupan mutlak karena kita semua tahu manusia lama
kita telah disalibkan dengan Kristus sehingga tubuh dosa kita akan hancur dan
kita tidak mungkin lagi diperbudak oleh dosa. Jadi, ketika Anda datang dan
dibaptis, itulah akhir dari kehidupan lama pengarahan diri sendiri, menghakimi-sendiri,
pengambilan keputusan diri sendiri dan ini adalah kehidupan baru di mana Anda
tidak lagi menjadi Tuhan
Anda sendiri. Anda mengubur diri
sebagai tuhan dan Tuhan yang sebenarnya
menjadi Tuhan dalam hidup Anda. Jadi saat Anda pergi di bawah air ini ke sungai
ini dan air meliputi Anda lebih dan memotong Anda pergi dari semua jenis
komunikasi dengan dunia luar, sekarang Anda benar-benar tergantung pada
kekuatan dan kehidupan yang berada di bawah air. Air kehidupan. Anda benar-benar
tergantung pada kekuatan dan kehidupan yang ada di Roh Kudus yang yang
membenamkan Anda."
Itulah apa itu,
orang-orang terkasih orang Kristen .
Saya tidak tahu, beberapa dari Anda tahu Pascal, seorang ilmuwan Perancis. Dia
menempatkan semuanya dalam hal taruhan besar. Tentu saja dia menempatkan begitu
bijak dalam bukunya, "Pensees", yang berarti "pikiran". Dia
menempatkan begitu bijak bahwa Anda dapat melihat dengan jelas ada pilihan
lain. Tidak ada kesulitan tentang taruhan. Taruhan pasti akan berakhir satu cara dan, saya meletakkannya untuk Anda, yang paling
aman? Paling aman bahkan bukan kata yang tepat. Yang waras, bagi Anda untuk
menjadi dewa hidup Anda atau untuk Allah seluruh alam semesta menjadi Allah
dalam hidup Anda? Yang waras dan yang gila? Yang cerdas dan yang tidak cerdas?
Tapi di atas segalanya, yang merupakan kehendak Tuhan, yang merupakan kehendak
Sang Pencipta bagi hidup Anda?
Orang yang dicintai,
Anda dapat membuat pilihan hari ini. Anda bisa, Anda tahu. Saya akan meminta
Anda memiliki, jika Anda sampai sekarang tidak memiliki rasa Roh Allah dalam
diri Anda Senin sampai Sabtu, jika Anda bosan datang pada hari Minggu untuk
injeksi penting untuk mencoba untuk menjaga Anda akan sampai setidaknya Selasa,
jika Anda tahu bahwa Anda tidak memiliki kesenangan besar dalam Tuhan dalam
ibadah harian Anda - itu agak membosankan, itu semacam berat dan tanggung jawab
- Anda tidak sering membaca Alkitab, Anda kewalahan oleh semua jenis perasaan yang
sama, nafsu dan iri hati yang kuat dan benci yang orang lain memilikinya. Bahkan,
Anda bertanya-tanya dalam apa cara
Anda adalah seorang Kristen , jika Anda
berada dalam situasi di mana Anda telah memiliki beberapa pengalaman
pengampunan dosa Anda, tetapi Anda memiliki sedikit pengalaman hidup dari
Allah.
Jika kekristenan Anda
adalah hal pengetahuan, pengetahuan dari hal ini adalah benar dan ini salah,
ini adalah hal yang benar untuk percaya, ini adalah hal yang salah untuk
percaya, ini adalah di mana banyak gereja aras berdiri, ini adalah di mana
Pentakosta berdiri, ini adalah apa yang orang percaya tentang perang, ini
adalah apa yang orang percaya tentang aborsi. Jika kekristenan Anda telah hanya
jumlah total pengetahuan dan fakta-fakta yang telah diserap dan jika Anda tidak
memiliki pengalaman kehidupan ini yang mengalir seperti sungai dan yang mulai
membawa ke Anda sukacita dan terang Dia yang mengatakan, "Lihatlah bunga
bakung di ladang. Mereka tidak bekerja keras, mereka juga tidak menuai dan bahkan
Salomo dalam segala kemuliaan-Nya tidak berpakaian seindah salah satu dari ini...
Lihatlah burung lapangan, burung di udara. Mereka tidak menabur atau menuai
atau mengumpulkan ke dalam lumbung, namun Bapa Surgawi
Anda memberi mereka makan. Apakah Anda
bukan memiliki nilai yang jauh lebih berharga daripada burung pipit?"
Jika Anda ingin Roh Anak
itu, itu Tuhan Yesus Kristus di dalam diri Anda, semua melalui minggu dan
sepanjang hidup Anda, maka biarkan Allah menjadi Allah dalam hidup Anda.
Dibaptis dalam Roh Kudus-Nya hari ini. Benamkan diri Anda dalam-Nya dan
berkata, "Tuhan, saya akan mematuhi Anda dari saat ini dan seterusnya saya
tidak akan berdebat dengan Anda atau mendiskusikan perintah Anda. Saya akan
mematuhi Anda dalam setiap bidang kehidupan saya, apapun harganya..."
Itulah apa yang akan dibaptis dengan Roh Kudus.
Satu-satunya cara yang saya tahu untuk melakukannya adalah untuk
membuat sebuah deklarasi yang pasti kepada Tuhan bahwa Anda telah melakukannya
dan Anda melakukannya dalam iman. Anda pasti bisa melakukannya di sana di mana Anda sedang
duduk atau altar terbuka di hadapan HambaNya. Anda bisa datang dan jika Anda
ingin seseorang untuk berdoa bersama Anda atau orang lain, Anda bisa tetap
berada di sana mengundangnya tetapi jika Anda hanya ingin membuat komitmen Anda
kepada Tuhan. Diri
Anda dengan cara
tertentu kemudian berlutut dan membuat komitmen. Berbicaralah langsung kepada Tuhan Yesus ,
Dia ada di hadapan Anda. Saya akan mendorong Anda, terutama Anda yang melihat secara
lokiga atau rasional dari itu semua, terutama mereka yang melihatnya dengan
jelas bahwa jika Allah bukan Tuhan dari semua maka Dia bukan Tuhan sama sekali
dan jadi Anda tidak mengalami apa-apa dari agama yang sebenarnya, tidak ada
agama yang sebenarnya.
Orang yang dicintai,
saya mendorong Anda jika Anda melihat dengan jelas. Saya mendorong Anda untuk
mengambil langkah-langkah hari ini untuk membuat perubahan dan untuk masuk ke
dalam kehidupan yang sederhana, simple, sederhana dibandingkan dengan yang
rumit Anda hidupi sekarang. Hal ini sederhana karena ketika Roh Allah berbicara
dalam diri Anda, Anda taat dan kemudian Anda mulai melihat hidup Anda bergerak
keluar dan dibebaskan dan dilepaskan dari diri Anda dan sempitnya Anda. Saya
akan mendorong Anda untuk melakukannya.
Ya Bapa, saya berdoa
agar Anda akan, seperti yang Anda selalu lakukan, menangani dengan kuat dan
mati-matian dengan kami. Tuhan saya berdoa terutama untuk orang-orang kepada
siapa Anda telah berbicara hari ini, bahwa mereka akan membuat langkah-langkah
pasti menuju altar Anda hari ini dan akan membuat awal yang baru dalam hidup
mereka. Sebuah perubahan lengkap dari kehidupan ketaatan, dan meninggalkan
ketaatan setengah dan kehidupan pengetahuan, ke dalam kehidupan ketaatan total
dan hidup yang kekal. Kami berdoa dalam nama Yesus, Amin.
Langganan:
Postingan (Atom)