Minggu, 27 Juni 2021

MOTIF YUDAS ISKARIOT MENGKHIANATI YESUS KRISTUS

 Motif Yudas dalam Mengkhianati Yesus

 

Seri ke-2 dari KEJAHATAN KEUANGAN ADALAH DOSA YANG TIDAK DIAMPUNI?

Sebelumnya: klik disini

Selama berabad-abad, banyak pandangan telah ditawarkan mengenai motif Yudas mengkhianati Yesus.

Matius 10:4 menyebutnya Yudas Iskariot. Dia berasal dari Keriot, sebuah kota di selatan Yudea. Yudas adalah satu-satunya orang Yudea di antara murid-murid Yesus. Yang lainnya, semuanya adalah orang Galilea. Beberapa orang bertanya-tanya apakah Yudas membenci kepemimpinan para nelayan Galilea di antara para murid, dan akhirnya merasa muak?

Yudas kecewa dengan tipe Raja Mesias yang Yesus tunjukkan. Yudas ingin Yesus menjadi Raja Mesias yang lebih politis dan penakluk. Yang dapat mengalahkan tentara Romawi yang menjajah Israel dan mengusir penjajah itu dari tanah Israel. Dengan demikian Yesus akan memiliki Istana dan Pemerintahan luar biasa, sehingga Yudas otomatis dapat menjadi Menteri Keuangan dan mengelola uang Negara yang luar biasa banyaknya. Ya, Yudas memimpikan itu, dia memiliki mimpi besar.

Yudas menyaksikan konflik yang sedang berlangsung antara Yesus dan para pemimpin agama Jahudi. Yudas menyimpulkan bahwa para pemimpin agama Jahudi menang, dan Yesus kalah. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk memotong kerugiannya dan bergabung dengan pihak yang menang. Yudas seorang politisi dunia, yang memasang dua kaki: di kubu Yesus dan kubu pemimpin agama Jahudi.

Yudas membangun kesimpulan bagi dirinya sendiri, bahwa Yesus sama sekali bukan Raja Mesias yang dia nantikan dan harapkan seperti tertulis dalam kitab para Nabi. Yudas memiliki pandangan yang sama seperti yang pertama kali diyakini Saulus dari Tarsus, sebelum pertobatan Saul.

Yudas, menurut pemikirannya, melakukan ini dari motif yang mulia. Dia tidak sabar menunggu proses yang ditempuh Yesus untuk menyatakan diri-Nya sebagai Raja Mesias yang berkuasa. Dia berpikir, kemudian menyusun siasat agar dapat memaksa Yesus untuk melakukan tindakan sesuai yang Yudas inginkan: menunjukkan kekuasaanNya yang luar biasa. Yudas ingin Yesus melakukin mujizat dengan sekali pukul sudah dapat menghancurkan musuh-musuh Israel. Yudas berpikir Yesus terlalu lowprofile, tidak mau pamer, padahal Dia mampu. Sebaga Allah yang adalah manusia, Yesus Tahu Yudas akan mengkhianati Dia menurut Yohanes 6:70-71.

Yesus menjawab mereka, “Bukankah Aku telah memilih kamu, dua belas, dan salah satu dari kamu adalah iblis?” Dia berbicara tentang Yudas Iskariot, anak Simon, karena dialah yang akan mengkhianati Dia, menjadi salah satu dari dua belas.

Yesus menyebut Yudas adalah iblis. iblis/ib·lis/ n adalah makhluk halus yang selalu berupaya menyesatkan manusia dari petunjuk Tuhan; roh jahat; setan: tugasnya menggoda, memasuki diri seseorang untuk mempengaruhinya. Iblis (bahasa Arab: إبليس‎, iblīs) adalah julukan nenek moyang bangsa jin yang memiliki nama asli Azazil, ia makhluk pertama yang membangkang perintah Allah untuk bersujud di depan Adam dan tokoh ini dikenal dalam ajaran agama samawi.

Menurut ajaran Islam dijelaskan bahwa Allah menciptakan tiga jenis makhluk berakal budi yaitu malaikat yang diciptakan dari cahaya (nuur), jin dari api (naar), dan manusia dari tanah (turaab).

 

Menurut agama Kristen berdasarkan penafsiran dari bible, Iblis adalah pribadi yang memberontak kepada Allah, sehingga dibuang dari sorga dan kemudian menghasut, tepatnya menjebak Hawa, manusia untuk berdosa. Di dalam Alkitab bahasa Indonesia bagian Perjanjian Lama kata "Iblis" hanya dipakai di 3 kitab, yaitu Kitab 1 Tawarikh, Kitab Ayub, dan Kitab Zakharia, yang merupakan terjemahan kata bahasa Ibrani: שטן (syatan atau "Setan"), yang berarti musuh. Di bagian Perjanjian Baru, Iblis disebutkan berusaha membawa manusia jauh dari Allah. Iblis malah mencobai Yesus Kristus, meminta Yesus menyembah dia untuk mendapatkan imbalan seluruh kekayaan dunia. Iblis gagal dan diusir pergi oleh Yesus. Karenanya Iblis disebut sebagai musuh atau lawan bagi orang-orang Kristen. Kata Iblis dalam bagian Perjanjian Baru ini diterjemahkan dari bahasa Yunani: διάβολος (diabolos, artinya "pemfitnah', "penghasut") yang dalam bahasa Inggris disebut devil.

 

Iblis adalah personifikasi kejahatan seperti yang dikandung dalam berbagai budaya dan tradisi agama. Hal ini dilihat sebagai objektifikasi dari kekuatan yang bermusuhan dan merusak. Sulit untuk menentukan definisi khusus dari kerumitan apa pun yang akan mencakup semua tradisi, di luar itu adalah manifestasi kejahatan. Sangatlah penting untuk mempertimbangkan iblis melalui lensa setiap budaya dan agama yang memiliki iblis sebagai bagian dari mitos mereka. Sejarah konsep ini terjalin dengan teologi, mitologi, psikiatri, seni dan sastra, mempertahankan validitas, dan berkembang secara independen dalam masing-masing tradisi.  Itu muncul secara historis dalam banyak konteks dan budaya, dan diberi banyak nama berbeda—Setan, Lucifer, Beelzebub, Mephistopheles, Iblis—dan atributnya. Ada yang digambarkan sebagai warna biru, hitam, atau merah. Ada yang digambarkan memiliki tanduk di kepalanya, dan tanpa tanduk, dan seterusnya. Gagasan tentang iblis sering dianggap serius, tetapi tidak selalu, misalnya ketika figur iblis digunakan dalam iklan dan bungkus permen. Malah jadi lucu dan menarik.

 

Jadi, bagaimana memahami dan mengenali seseorang itu iblis? (iblis disebut seseorang karena dia adalah pribadi, pribadi itu merujuk kepada roh, iblis itu juga roh, roh yang sesat dan jatuh dari hadapan Allah, Allah adalah Roh kita sebut Bapa artinya sumber dari segala roh). Apakah iblis itu  Anda atau teman Anda? Contoh: dua sahabat berjuang untuk suatu tujuan yang mulia melalui organisasi besar. Untuk mewujudkan tujuan mulia tersebut mereka harus meyakinkan berbagai pihak untuk memberikan dukungan. Mereka butuh orang-orang yang mendukung mereka untuk memperoleh dana, pengetahuan, koneksi, barang-barang, fasilitas dan jabatan pemerintahan untuk perijinan, dan lain sebagainya. Dalam perjalanan kedua sahabat ini mendapatkan semua dukungan yang mereka butuhkan. Tetapi tanpa disadari, ada dua perbedaan di antara semua orang yang sudah bergabung dalam organisasi itu: masing-masing kepentingan organisasi dan kepentingan pribadi. Kepentingan organisasi adalah bagaimana organisasi dapat berdiri kokoh dan menjalankan fungsinya sehingga menghasilkan karya sepertu tujuan mereka semula didirikan. Kepentingan pribadi adalah posisi dalam organisasi untuk menduduki jabatan paling tinggi sehingga dapat memanfaatkan sumber daya organisasi memenuhi ambisi pribadi dan juga kenikmatan pribadi. Dua sahabat semula akhirnya menjadi musuh, karena hanya satu orang yang dapat menduduki posisi tertinggi sekaligus berwenang untuk mengatur penggunaan semua sumber daya. Sahabat yang satunya hanya menduduki posisi di bawah sahabatnya dan harus menunggu persetujuan sahabatnya itu untuk menggunakan sumber daya organisasi. Hasilnya? Ketidakpuasan di sahabat dengan posisi terendah, dan dia mempengaruhi orang-orang lain yang mendukung organisasi ke pihaknya. Akibatnya: perpecahan di antara mereka dan salah satu, yang paling kuat yang bertahan, dan yang lainnya harus meninggalkan organisasi yang dia sudah perjuangkan dirikan dan bangun sejak semula, dengan segala pengorbanannya. Siapakah iblis diantara kedua sahabat ini? Jawabnya adalah yang mengutamakan kepentingan pribadi dirinya sendiri dan mengorbankan kepentingan organisasi.

 

Bukankah itu yang disampaikan oleh kutipan kita dari Yehezkiel dan Yesaya di atas, seri pertama tulisan ini? Kisah ini akan terus berulang sepanjang hidup manusia, selama manusia masih ada di bumi, maka peristiwa serupa akan selalu terulang. Yang benar, berani dan cerdas serta cerdik, dialah yang akan bertahan. Yang culas dan berkhianat dan lebih lemah akan dibuang dan dihukum. Dua sahabat (Allah dan Kerub Pelindung) yang saling menyayangi dan bekerja sama, karena hanya Allah yang Maha Kuasa, maka Dia dikkhianati oleh sahabatNya Kerub Pelindung. Akibatnya Kerub Pelindung harus dibuang dari hadapan Allah.

 

Bukankah ini yang terjadi di gereja? Di Negara? Di partai politik? Di perusahaan? Di semua organisasi yang terdiri dari dua orang atau lebih. Mengapa ada yang bertahan lama dan yang lain hanya sebentar dan tinggal kenangan? Ambil contoh Partai berbasis Kristen di Indonesia setelah era reformasi? Apakah ada yang bertahan dalam arti berhak terus ikut mendudukkan wakilnya di DPR? Silahkan Anda selidiki sendiri dan buat kesimpulan sendiri. Anda akan menemukan jawaban atas kata Tanya ‘mengapa’? jelas disitu ada Judas Iskariot, artinya iblis ada disitu.

 

Bersambung … Yesus memilih Yudas – itu tidak salah


Minggu, 13 Juni 2021

KEJAHATAN KEUANGAN ADALAH DOSA YANG TIDAK DIAMPUNI?

KEJAHATAN KEUANGAN ADALAH DOSA YANG TIDAK DIAMPUNI?

Pengantar

Dalam blog ini untuk beberapa publikasi ke depan kita fokus tentang kejahatan keuangan. Untuk memahami lebih lengkap, kita akan mengangkat tiga kasus soal kejahatan yang cukup mengagetkan dan menjadi pelajaran yang sangat penting bagi kita. Ketiga kasus ini dimulai dengan murid Yesus sendiri, Yudas Iskariot. Kemudian kita melangkah ke murid Para Rasul, yaitu pasangan suami istri Ananias dan Safira. Kasus ketiga kita akan menyorot dan melihat pandangan Perjanjian Lama untuk lebih mendalami konsekuensi kejahatan keuangan ini. Kita akan bahas dan kupas kasus Akan (Achen) pada waktu Yosua memimpin bala tentara Israel menghancurkan dan menjarah Yerikho. Dalam pembahasan nantinya, dapat saja setiap kasus kita ulang dari perspektif dan alat kaji yang berbeda. Selamat menggali harta hikmat yang terkandung di dalamnya untuk mendukung pelayanan dan kehidupan Anda.

Mari kita lihat apa yang Alkitab katakan kepada kita.

Yehezkiel 28:12b-17 “‘Engkau adalah meterai kesempurnaan, penuh hikmat dan sempurna dalam keindahan. Engkau berada di Eden, taman Allah; setiap batu mulia menghiasi engkau: akik, chrysolite dan zamrud, topas, onyx dan jasper, lapis lazuli, pirus dan beryl. Pengaturan dan tempat dudukanmu terbuat dari emas; pada hari engkau diciptakan mereka sudah siap. Engkau diurapi sebagai kerub penjaga, karena itulah Aku menahbiskan engkau. Engkau berada di gunung suci Tuhan; engkau berjalan di antara batu-batu yang berapi-api. Engkau tidak bercela dalam cara engkau sejak hari engkau diciptakan sampai kejahatan ditemukan dalam dirimu. Melalui perdagangan luasmu, engkau dipenuhi dengan kekerasan, dan engkau berdosa. Jadi Aku mengusirmu dalam kehinaan dari gunung Tuhan, dan aku mengusirmu, kerub penjaga, dari antara batu-batu api. Hatimu menjadi sombong karena kecantikanmu, dan kamu merusak kebijaksanaanmu karena kemegahanmu. Jadi Aku melemparkan engkau ke bumi; Aku menjadikan engkau tontonan di hadapan raja-raja.

Yesaya 14:12–15 Betapa kamu telah jatuh dari surga, bintang pagi, putra fajar! Kamu telah dicampakkan ke bumi, kamu yang pernah merendahkan bangsa-bangsa! Engkau berkata dalam hatimu, "Aku akan naik ke langit; aku akan mengangkat takhtaku di atas bintang-bintang Allah; aku akan duduk bertahta di gunung pertemuan, di puncak tertinggi Gunung Zaphon. Aku akan naik di atas puncak awan; aku akan menjadikan diriku seperti Yang Mahatinggi.” Tapi engkau  dibawa ke alam kematian, ke kedalaman lubang.

Nats  di atas keduanya tentang Lucifer, Setan si Iblis yang artinya musuh Tuhan. Kita dapat melihat bahwa Lucifer diciptakan sebagai kerubim pelindung. Dia adalah segel kesempurnaan dan sempurna dalam keindahan. Tapi dia penuh dengan kekerasan dan dia berdosa. Dia ingin membuat dirinya seperti Tuhan dan menjadi sombong karena kecantikannya. Jadi dia diusir dari surga.

Adapun malaikat yang jatuh ada banyak referensi tentang mereka di dalam Alkitab tetapi tidak pernah disebutkan secara spesifik kapan mereka bergabung bersama setan. Dalam Wahyu 12 itu berbicara tentang dia mengambil sepertiga dari malaikat tapi itu di akhir zaman. Jadi, setan telah menipu para malaikat yang jatuh untuk berdosa dan memberontak melawan Tuhan tetapi kita  tidak tahu kapan itu terjadi.

Ada dua kalimat kunci dari kutipan di atas yang menjadi sorotan kita dalam tulisan ini. Pertama adalah “Melalui perdagangan luasmu, engkau dipenuhi dengan kekerasan, dan engkau berdosa.” Kedua “Hatimu menjadi sombong karena kecantikanmu, dan kamu merusak kebijaksanaanmu karena kemegahanmu. Jadi Aku melemparkan engkau ke bumi; Aku menjadikan engkau tontonan di hadapan raja-raja.” Yang kedua ini dipertegas dalam kutipan Yesaya.

 

Apa hubungan antara Lucifer dengan kejahatan keuangan?

Nefilim (bahasa Inggris: Nephilim; bahasa Ibrani: , ne-fi-lim, bentuk tunggal נָפִיל, Nafíl atau Naphil) adalah orang-orang yang dilahirkan dari hasil perkawinan ketika "anak-anak Allah menghadapi anak-anak perempuan manusia" sebelum terjadinya Air Bah raksasa menurut catatan Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab terutama pada Kejadian 6:4. Nama ini juga digunakan untuk merujuk kepada orang-orang raksasa yang menghuni Kanaan pada zaman Musa seperti yang dicatat dalam Bilangan 13:33. Sebuah kata bahasa Ibrani yang serupa dengan penandaan suara huruf hidup yang berbeda ditemukan pada Yehezkiel 32:27 untuk menyebut prajurit-prajurit Filistin yang mati. Sejak dahulu kala Allah merancang pemusnahan bangsa Kanaan melalui bala tentara Israel yang telah “dikuduskan” di Mesir selama sekitar 400 tahun. Pemusnahan bangsa Kanaan dimulai oleh Musa di seberang sungai Jordan, dan tanahnya menjadi warisan dari 2,5 suku: Suku Ruben, Gad dan separoh Suku Manase dari anak Yusuf. Selebihnya penaklukan bangsa Kanaan ini dipimpin oleh Yosua dan seterusnya masih berlanjut sampai hari ini antara Israel dengan tetangganya bangsa Arab.

Ketika para malaikat memberontak setelah ayah mereka mengetahui tentang Lilith dan kekasih manusianya, Lucifer-lah yang memimpin tuduhan itu. Bagaimanapun juga, dia adalah yang terkuat, paling bangga, dan jelas merupakan malaikat tingkat tinggi mengingat apa yang kita ketahui tentang mitologi Lucifer tradisional. Selama pertempuran itu - di mana Setan belum sepenuhnya terbentuk - malaikat pemberontak paling kuat kedua adalah Mammon, yang lebih dari saudara-saudaranya masih tidak menyukai malaikat sampai hari ini.

Ketika Belphegor keberatan dengan program pertukaran Diavolo antara alam surgawi, manusia, dan neraka, hanya Mammon yang mencantumkan keberatan lain - terhadap para malaikat, bukan manusia. Tapi dia juga menerima bahwa malaikat yang datang ke "wilayah kita" dapat diterima karena para malaikat tidak akan bisa melihat ke bawah hidung mereka pada saudara iblis alias malaikat yang jatuh.

Ini penting karena selain Lucifer, Mammon paling banyak kalah dalam kejatuhan, menjadi malaikat yang kuat sendiri, dan sebagai yang terkuat kedua kemungkinan sangat penting dalam upaya Lucifer untuk memberontak.

Bagi Mammon untuk terlibat dengan Lucifer akan sangat berarti bagi tujuannya, dan bagi Lucifer sendiri. Beel dan Belphegor bergabung untuk Lilith, Asmo tentu saja menyukai alam manusia sendiri seperti halnya Levi, tetapi Mammon mungkin adalah sekutu yang kurang terjamin.

Mammon menempatkan kesetiaannya di belakang Lucifer, dan untuk itu kakak tertua akan selalu berterima kasih. Mammon melakukan ini, bukan hanya untuk tujuan itu sendiri, tetapi karena cintanya pada Lucifer.

Teori lebih lanjut - Lucifer menghukum Mammon, mungkin secara fisik (dengan pukulan dan pelajaran saja). Mammon adalah yang tercepat di antara saudara-saudaranya, dan pasti bisa lolos dari genggaman Lucifer. Lucifer adalah seorang sadis, dan memiliki kesulitan untuk mengendalikan amarahnya (karena itu di disebut Setan) dan kekuatannya. Dengan menghukum orang lain, Lucifer mampu menjaga kontrol yang lebih baik atas dirinya sendiri. Dan saudara yang paling mencintainya adalah orang yang memberikan rasa sakitnya sendiri untuk membantunya mengatasi situasinya. Mammon memikirkan logika ini, dan Lucifer mungkin juga tahu meskipun dia tidak mengakuinya. Mammon menanggung beban semua penghinaan saudaranya - mereka menyebutnya masokis tetapi dia menyerap kemarahan mereka, aman dalam pengetahuan bahwa dia adalah SATU-SATUNYA saudara yang tidak pernah kehilangan kendali atas kekuatan atau bentuk iblisnya, atau tergoda untuk menggunakan kekuatannya secara acak.

Mammon tidak akan pernah mengatakan Lucifer adalah saudara favoritnya, dia akan mencalonkan dirinya sendiri tentu saja. Tapi Lucifer adalah saudara laki-laki yang paling dicintai Mammon, dan itulah sebabnya dia mengikutinya ke neraka.

Bagaimana Anda memahami mammon ini?

Mamon /ˈmæmən/ dalam Perjanjian Baru Alkitab umumnya dianggap berarti uang, kekayaan materi, atau entitas apa pun yang menjanjikan kekayaan, dan dikaitkan dengan pengejaran keuntungan yang serakah. Injil Matius dan Injil Lukas keduanya mengutip Yesus menggunakan kata dalam frasa yang sering diterjemahkan dalam bahasa Inggris sebagai "Kamu tidak dapat melayani Allah dan mamon." Pada Abad Pertengahan itu sering dipersonifikasikan dan kadang-kadang termasuk dalam tujuh pangeran Neraka (kisah di atas). Mamon dalam bahasa Ibrani (ממון) berarti "uang". Kata itu diadopsi ke dalam bahasa Ibrani modern yang berarti kekayaan.

Nama Kanaan mengacu pada putra Ham, putra Nuh serta keturunan Kanaan yang mendiami tanah di sebelah barat Sungai Yordan. Bahasa Ibrani untuk nama ini adalah diucapkan kena'an. Ini berasal dari akar kata (Kena) yang berarti "dibawa ke bawah oleh beban yang berat". Dengan ekstensi kata ini juga bisa berarti menundukkan atau rendah hati. Kanaan dan keturunannya terus-menerus "dijatuhkan". Kanaan dikutuk oleh Nuh dan keturunannya ditaklukkan dan ditaklukkan oleh Israel seperti yang dijanjikan Tuhan dalam Ulangan 9:3.

Karena itu ketahuilah pada hari ini, bahwa TUHAN, Allahmu, adalah Dia yang berjalan di depanmu seperti api yang memakan habis; Ia akan membinasakan mereka, dan Ia akan menjatuhkan mereka di hadapanmu: demikianlah engkau harus mengusir mereka, dan membuat mereka binasa dengan cepat, seperti yang telah difirmankan TUHAN kepadamu. (ASV)

Frasa "Turunkan" adalah kata Ibrani (Kena) dalam konteks penaklukan orang Kanaan. Tuhan memakai Israel untuk "menjatuhkan" (Kena) orang-orang yang "direndahkan" (Kena'an).

Kata (kena'an) juga bisa berarti "pedagang" seperti dalam Hosea 12:7 (ayat 8 dalam Alkitab Ibrani) sebagai pedagang adalah orang yang membawa beban berat.

Tapi tahukah Anda bahwa orang yang dapat menjadi kaya dengan cepat adalah pedagang? Mengapa? Karena dia mengambil keuntungan berlipat ganda dari barang dagangannya. Apalagi kalau perputaran uangnya bisa cepat, maka pertambahan kekayaannya juga berlipat ganda. Jadi, kekayaan adalah mammon yang dihasilkan dari membebani orang lain, mencurangi orang lain, mengambil hak dan harta kekayaan orang lain dengan cara licik. Orang yang membeli barang dagangan adalah orang yang jadi korban. Dia tahu ini tidak benar, tetapi dia tidak memiliki pilihan lain selain membeli barang itu karena dia membutuhkannya. Contohnya adalah pinjaman online (pinjol) yang marak dan viral akhir-akhir ini. Pinjam Rp2,7juta beberapa waktu kemudian sudah membengkak menjadi ratusan juta. Mereka inilah mammon jaman modern yang disebut pedagang jasa keuangan. Mengapa disebut jasa? Karena uang itu mereka pinjam dari bank atau orang lain dan kemudian mereka pinjamkan kepada korban-korban yang selalu berjatuhan. Contoh lainnya adalah investasi bodong bahkan dibalut diengan embel-embel agama. Anda tahu berapa banyak korbannya?  Satgas Waspada Investasi (SWI) mencatat kerugian yang disebabkan investasi ilegal (bodong) sepanjang 2020 mencapai Rp 5,9 triliun. Hukum dan hukuman masa sekarangpun sering sulit menjerat kecurangan atau kejahatan keuangan ini. Para korban mengadu ke polisi dengan sejumlah kerugian dan mengharap uangnya kembali. Tapi, korban ini tidak tahu bahwa polisi hanya akan menangani masalah pidananya. Tetapi uangnya yang sudah terlanjur mengucur keluar dari kantongnya bagaimana mengembalikannya? Bagaimana dengan para koruptor yang mengambil keuntungan atas beban keuangan Negara? Inipun umumnya melibatkan “perdagangan” terutama dalam pengadaan barang dan jasa untuk kebutuhan pemerintahan.

Mari kita lihat hubungan lanjutan menurut bible.

Kitab Kejadian menyebutkan Ham ben NOAH (*Noah ben) lahir 2446 SM. di Shulon, Timur, Eden.

Kejadian 5:32: 'Dan Nuh berumur lima ratus tahun; dan Nuh melahirkan Sem, Ham, dan Yafet.'

Kejadian 9:20-23 - 'Nuh, seorang petani, mulai menanami kebun anggur. Ketika dia meminum sebagian dari anggurnya, dia menjadi mabuk dan berbaring telanjang di dalam tendanya. Ham, ayah Kanaan, melihat aurat ayahnya dan memberitahu kedua saudaranya di luar. Tetapi Sem dan Yafet mengambil sebuah pakaian dan meletakkannya di atas bahu mereka; lalu mereka berjalan mundur dan menutupi aurat ayah mereka. Wajah mereka menghadap ke arah lain agar mereka tidak melihat aurat ayah mereka.'

Ham bisa saja menutupi ayahnya daripada mengeksposnya kepada saudara-saudaranya. Dia tidak menghargaii dan menghormati Nuh.

Kejadian 9:24-27 - 'Ketika Nuh terbangun dari anggurnya dan mengetahui apa yang telah dilakukan putra bungsunya kepadanya, dia berkata, "Terkutuklah! Jadilah Kanaan! Dia akan menjadi budak yang paling hilang bagi saudara-saudaranya. "

Dia juga berkata, "Terpujilah Tuhan, Tuhan Sem! Semoga Kanaan menjadi budak Sem.

Semoga Tuhan memperluas wilayah Yafet;

semoga Yafet tinggal di kemah Sem, dan semoga Kanaan menjadi budaknya."'

Nuh mengutuk Kanaan, putra Ham, tetapi tidak mengutuk Ham. Mungkin Kanaan terlibat dalam ketidakhormatan Nuh. Kutukan itu menunjukkan bahwa keturunan mereka akan ditindas dan dikendalikan oleh bangsa lain.

Kejadian 10:6 'Dan anak-anak Ham: Kush, dan Mizraim, dan Phut, dan Kanaan.' Mereka disebut sebagai 'Hamit'

Kejadian 10:20 'Inilah anak-anak Ham, menurut keluarganya, menurut bahasanya, menurut negerinya, dan menurut bangsanya.'

1 Tawarikh 2:8 'Anak-anak Ham: Kush, Mesir (Mizraim), Put, dan Kanaan.'

Keturunan HAM menetap di Arabia Selatan, Mesir Selatan, Pantai Timur Laut Tengah, dan Pantai Utara Afrika. Wilayah di mana Kanaan putra Ham dan keturunannya menetap dikenal sebagai Kanaan, yang kemudian menjadi rumah orang Israel dengan Yosua sebagai pemimpin mereka.

Keturunan Sem disebut sebagai Semit. Israel adalah salah satu keturuan Sem yang disebut kaum Semit yang dimusuhi dan dihancurkan oleh Nazi masa Hitler di Jerman.

 

Apa yang membedakan Tuhan dengan Setan? Yohanes 10:10 TB

Pencuri (setan) datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku (Tuhan) datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Apa persamaan antara Tuhan dengan Setan? Tuhan dan setan sama-sama menggunakan manusia untuk mewujudkan rencananya. Jadi manusia diperebutkan oleh Tuhan dan setan. Akibatnya, ada manusia yang menjadi seperti Tuhan; tetapi ada juga manusia yang menjadi seperti setan, contohnya Yudas Iskariot. Yudas Iskariot adalah contoh yang sempurna dari paparan kita tentang mammon yang dibenci Tuhan, dialah Kanaan yang dikutuk oleh Nuh.

Sekarang, mari kita lihat langsung ke kisah Yusas Iskariot?

APAKAH YUDAS PAHLAWAN?

Sebuah pertanyaan dari bahasa Urduja…

Yesus Kristus menderita dan mati untuk membayar hukuman dosa-dosa kita, sehingga mereka yang percaya kepada-Nya menjadi milikNya dan dapat bersama-sama dengan Dia dalam Kerajaan Surga, Kerajaan Yesus Kristus, baik selagi masih hidup di dunia ini maupun kemudian setelah pindah ke dalam tubuh kemuliaan. Jika Yudas Iskariot tidak mengkhianati Yesus, maka Yesus tidak akan menderita dan mati. Jika tidak ada orang lain yang menggantikan Yudas untuk mengkhianati Yesus, apakah Yudas bisa disebut seorang pahlawan bagi orang Kristen yang telah ditebus menjadi milik Yesus, dan memindahkan mereka dari Kerajaan Kegelapan ke dalam Kerajaan TerangNya?

 

Bersambung … Motif Yudas dalam Mengkhianati Yesus



Selasa, 01 Juni 2021

PANCASILA MERUPAKAN SEBAGIAN WUJUD MISI YESUS KRISTUS

 PANCASILA MERUPAKAN SEBAGIAN WUJUD MISI YESUS KRISTUS

 Kita mulai dengan kutipan sebagian doa Yesus dari Yohanes Pasal 17 berikut:

13 Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka. 14 Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. 15 Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. 16 Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. 17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. 18 Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; 19 dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran. 20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; 21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. 22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:

Tugas membuat paper untuk mendapatkan gelar Diploma Teologi (Dip.Th.) dari STT Ekstension Yayasan Pelayanan Bethel, saya beri judul “PANCASILA DALAM ALKITAB”. Waktu itu, puluhan tahun silam, saya tidak mengutip ayat-ayat dari Yohanes 17 di atas. Tapi sekarang saya tulis, karena setelah berhari-hari saya “kontak dengan surga melalui roh yang ada di hati saya” saya diingatkan untuk ikut serta merayakan Lahir Pancasila: 1 Juni.  Sebagai penulis cara saya merayakannya tentu dengan menulis, sehingga Anda mengetahui apa yang sebagian dapat saya bagikan dalam perayaan ini.

Adalah menarik kalau Sila Pertama ditutup dengan kata Esa. Esa artinya satu. Ayat yang kita kutip di atas juga ditutup dengan kata satu. Satu artinya bulat, tidak terpisah-pisah, tidak terbagi-bagi, utuh, lengkap, sempurna. Gematria (nilai numerik) dari huruf Ibrani Satu adalah Allah kita, di surga dan di bumi - אלוהינו שבשמיים

Betapa berbahagianya kita bangsa Indonesia yang sejak berdirinya, oleh Bapak Pendiri bangsa sudah menetapkan yang menjadi utama dan pertama adalah Allah kita, di surga dan di bumi. Adalah satu Allah untuk surga dan bumi. Tetapi, mengapa orang bumi suka membeda-bedakan surga dan bumi? Karena mereka itu berasal dari dunia, yaitu sistem pemerintahan yang mengajarkan bahwa bumi dan surga itu berbeda, sehingga terjadi pertentangan dan konflik serta perang sepanjang masa. Tapi Tuhan Allah yang memerintah di surga, tidak tinggal diam, pemerintahan dunia yang sudah dirusak dan dinodai oleh kuasa kegelapan yang mengandalkan kejahatan dalam operasinya dibasmi oleh hamba-hamba Allah yang disebut Pemerintah Bangsa-Bangsa. Salah satunya adalah Pemerintahan Negara Republik Indonesia. Lihatlah apa yang Bible katakan tentang tugas dan wewenang dari Pemerintahan Bangsa, dan bagaimana sikap serta perilaku seorang warga terhadap pemerintahannya dalam Kitab Roma berikut.

Tunduk ke Otoritas Pemerintah

Roma 13: 1 Biarlah setiap orang tunduk pada otoritas pemerintahan, karena tidak ada otoritas kecuali yang telah ditetapkan Allah. Otoritas yang ada telah ditetapkan oleh Tuhan. 2 Akibatnya, siapa pun yang memberontak melawan otoritas, memberontak terhadap apa yang telah ditetapkan Allah, dan mereka yang melakukannya akan membawa penghakiman atas diri mereka sendiri. 3 Karena para penguasa tidak memberikan kengerian bagi mereka yang berbuat benar, tetapi bagi mereka yang berbuat salah. Apakah Anda ingin bebas dari rasa takut pada yang berkuasa? Kemudian lakukan apa yang benar dan Anda akan dipuji. 4 Karena yang berkuasa adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika Anda melakukan kesalahan, takutlah, karena penguasa tidak membawa pedang tanpa alasan. Mereka adalah hamba Tuhan, agen murka untuk menghukum orang yang melakukan kesalahan. 5 Oleh karena itu, perlu untuk tunduk kepada pihak berwenang, bukan hanya karena kemungkinan hukuman, tetapi juga karena hati nurani.

Ayat-ayat di atas dikutip oleh Ketua Umum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) dan disampaikan langsung kepada Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beberapa tahun silam ketika kami Pengurus MUKI bertemu dengan Fauzi Bowo yang kita sering sebut Pak Foke. Pak Foke menegaskan ayat itu berlaku kalau Pemerintahnya baik dan benar. Tentu, ukuran Pemerintah yang baik dan benar bagi rakyat dan bangsa Indonesia adalah yang memahami dan menjalankan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan pemerintahannya. Pemerintah dan rakyat tentu ada yang baik dan ada yang jahat. Pada dasarnya dan akhirnya tidak ada yang menyukai yang jahat, karena manusia diciptakan sangat baik.

Kebencian berasal dari si jahat dan kejahatan selalu membawa kerugian, kehancuran dan kematian. Baik untuk manusia individual maupun organisasi besar seperti Negara. Wujud doa Yesus untuk melindungi manusia yang benar, khususnya orang-orang yang takut dan percaya kepada Tuhan adalah dengan perlindungan dari Pemerintahnya. Gereja misalnya, di Indonesia banyak yang dianiaya (dserang, dirusak, dihujat, dilarang berdiri, dll). Bagaimana harusnya sikap orang Kristen? Jawabnya bekerja sama dengan Pemerintah untuk melindunginya. Bagaimana caranya bekerja sama? Mulai dengan diri sendiri melaporkan kepada Polisi tentang adanya rencana jahat dalam lingkungannya hingga mendirikan Organisasi Kemasyarakatan yang bermitra dengan Pemerintah tentang itu. Cara lain tentu menjadi anggota Partai Politik yang memiliki Wakil Rakyat di DPR/DPD/DPRD sehingga dapat menyampaikan keluhan atau aspirasinya.

Adalah konyol dan bodoh orang Kristen yang menghindari apalagi memusuhi politik, dan kemudian memandangnya sebagai jahat. Benar banyak oknum yang berkecimpung dalam politik adalah brengsek dan jahat. Tetapi politik tidak pernah berbuat jahat. Saya sendiri dulu dipengaruhi oleh bapa rohani yang menyediakan pembelajaran teologi yang menyatakan orang Kristen tidak boleh bermain politik. Dan jelas itu merugikan saya, kehilangan puluhan tahun kesempatan untuk berbuat lebih baik untuk bangsa dan Negara, dan tentunya untuk agama saya. Saya rugi besar sampai saya menemukan kebenaran dan akhirnya berkecimpung, walaupun part time dalam Partai Politik. Salah satu hasilnya sewaktu aktif di Partai Politik adalah lahirnya LEMSAKTI. LEMSAKTI sepenuhnya didukung dan difasilitas oleh Pemerintah karena lahir dari kandungan parpol Kristen yang kita kenal Parta Damai Sejahteras (PDS). Sekarang saya sadar, dia yang jadi bapa rohani saya salah besar. Dia kurang paham, dan jelas orang yang tidak paham, tidak tahu hanya mengakibatkan kehancuran. Itu bodoh. Dan saya yakin, masih banyak pendeta atau pemimpin Kristen yang berpikiran picik dan bodoh yang menganggap politik jahat. Itu karena kurang pengetahuan.

Apa kata bible tentang orang yang kurang pengetahuan? Umatku dihancurkan karena kurangnya pengetahuan: karena engkau telah menolak pengetahuan, Aku juga akan menolak engkau, ... (Hosea 4: 1). Pengetahuan adalah terang kehidupan. Pengetahuan adalah kunci masuk ke dalam Kerajaan Terang. Itulah kunci menuju hidup yang kekal. Pengetahuan adalah kunci untuk mendapatkan damai sejahtera. Pengetahuan adalah kunci mendapatkan pekerjaan, mengelola bisnis dan penghasilan dan pengikut dan harta kekayaan. Pengetahuan membuat kita dekat dan menyatu dengan Tuhan. Itulah mengapa pengetahuan dipandang begitu pentingnya oleh seluruh bangsa, sehingga Indonesia sendiri mengalokasikan 20% dari anggaran tahunannya untuk pendidikan yang merupakan “pabrik utama” penghasil dan penyebarluasan pengetahuan. Penguasaan atas pengetahuan yang diukur dengan lamanya dan tingginya menjalani proses pendidikan menjadi salah satu tolok ukur indeks pembangunan manusia.

Sekarang mari kita menambah pengetahuan, lihat apa arti politik.

Politik adalah studi akademis pemerintah dan negara. Dalam prakteknya merupakan kegiatan yang terkait dengan pemerintahan suatu negara atau daerah lain, terutama perdebatan atau konflik antara individu atau pihak yang memiliki atau berharap untuk mencapai kekuasaan. Ini berkaitan dengan pemerintah, pemerintah lokal, urusan Negara, urusan publik, diplomasi, politik partai, kegiatan pemerintahan yang menyangkut hubungan politik antar negara. Contoh "dalam pelaksanaan politik global, status ekonomi harus didukung oleh kemampuan militer". Bukti nyata zaman dahulu penyebaran agama dimulai dengan misi dagang yang didukung oleh militer. Belanda menjajah Indonesia bermula karena barang dagangan rempah-rempah dalam wadah badan usaha yang kita kenal VOC.

Kongsi Dagang atau Perusahaan Hindia Timur Belanda, secara resmi bernama Persatuan Perusahaan Hindia Timur (bahasa Belanda: Vereenigde Oostindische CompagnieVOC, bahasa Inggris: Dutch East India Company) didirikan pada 20 Maret 1602. VOC adalah persekutuan dagang asal Belanda yang memiliki monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia. Perusahaan ini dianggap sebagai perusahaan multinasional pertama di dunia sekaligus merupakan perusahaan pertama yang mengeluarkan sistem pembagian saham. Meskipun sebenarnya VOC merupakan sebuah persekutuan badan dagang saja, tetapi badan dagang ini istimewa karena didukung oleh negara dan diberi fasilitas serta hak-hak istimewa (octrooi). Misalnya VOC boleh memiliki tentara, memiliki mata uang, bernegosiasi dengan negara lain hingga menyatakan perang. Banyak pihak menyebut VOC sebagai negara di dalam negara. Di kalangan orang Indonesia  juga di Malaysia, VOC memiliki sebutan populer kompeni atau kumpeni. Istilah ini berasal dari kesalahan orang Indonesia ketika mengucapkan compagnie dalam bahasa Belanda yang merujuk pada makna perusahaan. Tetapi rakyat Nusantara lebih mengenal kompeni sebagai tentara Belanda karena penindasannya dan pemerasan kepada rakyat Nusantara yang sama seperti tentara Belanda. VOC mendukung penyebaran agama Kristen Protestan dengan semboyan “siapa punya negara, dia punya agama”. VOC turut membiayai pendirian sekolah-sekolah dan membiayai upaya menerjemahkan injil ke dalam bahasa setempat. Itulah sebabnya banyak orang di Indonesia yang menolak agama Kristen karena menganggapnya agama penjajah. Jadi, itu masa lalu selagi masanya kolonialisme. Sekarang masa sudah berbeda, Negara dan Perserikatan Bangsa-Bangsa menjamin kebebasan setiap orang untuk memeluk dan menjalankan kewajiban keagamaannya.

Dalam Kitab Roma 13 yang kita kutip di atas adalah aturan pelaksanaan dari doa Yesus yang menjadi aturan dasar. Sama seperti Pancasila adalah Dasar Negara Indonesia yang bersatu dan berdaulat. Adalah kehendak Tuhan dan pilihan Tuhanlah Presiden dan pembantu-pembantunya melaksanakan Amanat Pemerintahan Tuhan untuk melindungi segenap tumpah darah, bangsa dan masyarakat Indonesia. Pemerintah melalui aparatnya bertugas menegakkan hukum, yang kita peroleh dalam bentuk aturan perundangan, yang sumber dari segala sumber hukumnya adalah Pancasila. Dan seluruh rakyat harus mendukung Pemerintahan untuk menghentikan setiap kegiatan atau kelompok yang berusaha merusak apalagi menggantikan Pancasila.

Tantangan terbesar sepanjang berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, seperti Pidato Pengarahan Presiden, Ir H Joko Widodo, adalah hadirnya pandangan-pandangan yang berbeda bahkan bertentangan dengan nilai-nilai yang dikandung dalam Pancasila. Oleh karena itu, mereka yang belum memahami dan menjalankan nilai-nilai Pancasila, perlu terus diedukasi, dilatih dan diberikan dorongan terus menerus supaya paham dan akhirnya mampu menerapkannya sepanjang hayat dikandung badan. Kita bersykur dengan hadirnya Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang hari ini memberikan pencerahan melalu Ibu Megawati Sukarnoputri. Dengan dipahami dan dilaksanakan oleh setiap anak bangsa nilai-nilai Pancasila, maka tujuan pendirian bangsa dan Negara Indonesia semakin mudah diwujudkan mengapa? Karena sumber daya dapat disatukan mengurus pembangunan, dan tidak terbuang sia-sia untuk “menghancurkan anak bangsa” yang mencoba menghancurkan bangsanya. Jadi kurangnya pengetahuan tentang nilai-nilai pancasila merupakan sumber permasalahan Negara dan bangsa Indonesia. Kurangnya pengethuan ini juga menjadi sumber kehancuran bagi orang yang memaksakan pengetahuan dan pandangannya yang bertentangan dengan Pancasila.

Bukankah Pembukaan UUD 1945 jelas mencantumkan tujuan pendirian Negara Indonesia salah satunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum? Bukankah kecerdasan dan kesejahteraan itu membawa orang untuk hidup dalam kelimpahan?

"Kehidupan yang berkelimpahan" mengacu pada kehidupan dengan penuh kegembiraan dan kekuatan untuk roh, jiwa dan tubuh. "Kehidupan yang berlimpah" menandakan kontras dengan perasaan kekurangan, kekosongan, dan ketidakpuasan, dan perasaan seperti itu dapat memotivasi seseorang untuk mencari makna hidup dan perubahan dalam hidup mereka.

Mengapa Yesus datang ke dunia? Dia sudah menyatakannya sebagai berikut: Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. —Yohanes 10:10

Bapak Pendiri Bangsa ini dan Pemerintahan yang melanjutkan, yang telah menyatukan seluruh tumpah darah dan rakyat dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia, telah nyata merupakan Wakil Tuhan untuk melaksanakan sebagian dari Misi Yesus Kristus. Kalau Anda dan saya menyadari kebenaran ini alangkah beruntungnya kita yang hidup di suatu Negara yang disebut Indonesia. Indonesia adalah surga sekaligus kisah nyata, bukan isapan jempol belaka atau romantisme dari masalalu, tetapi masa sekarang dan masa depan yang dibentuk oleh anak-anak bangsa. Apakah Anda termasuk yang membentuk masa depan Indonesia?

SELAMAT HARI LAHIR PANCASILA.