Sabtu, 28 Januari 2017

ALLAH MEMIMPIN MELALUI ROH ALLAH

ALLAH MEMIMPIN MELALUI ROH ALLAH

[Author: Pdt. Dr. Jacob Nahuway, MENTOR: Rev.Dr. Mahli Sembiring, Facilitator: INDOLEADER]

24. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

17. Akan terjadi pada hari-hari terakhir--demikianlah firman Allah--bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.
33. Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini.

14. Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

10. Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.

Pokok  Pemahaman:

  • 1    Roh manusia adalah bagian dari Allah yang ditempatkan dalam diri manusia sehingga manusia itu hidup. Aku adalah AKU.
  • 2.       Roh Yesus diberikan kepada manusia ( =lahir baru) yang rohnya telah rusak oleh dosa, sehingga manusia itu dapat hidup kekal bersama Allah.
  • 3.       Roh Kudus adalah Roh Allah yang diberikan kepada manusia supaya manusia itu memiliki sebagian kuasa yang berasal dari Allah.
  • 4.       Roh Kudus berkuasa melakukan hal-hal ilahi melalui manusia seperti: 1 Korintus 12  8. Sebab kepada yang      seorang  Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. 9. Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. 10. Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan  karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu. 11. Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.
  • 5.       Roh Kudus berkuasa membentuk manusia baru sehingga menghasilkan perilaku ilahi seperti: Galatia 5: 22. Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 23. kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. 24. Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. 25. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
  • 6.       Roh Kudus hanya dapat berkuasa di dalam diri kita bila kita memenuhi syarat dan ketentuan: kita sadari dan menghormati kehadiran-Nya, berserah diri sepenuhnya kepada-Nya, menyenangkan-Nya, kita menjadi anak Allah (= menerima, percaya dalam hati mengaku dengan mulut Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi, = dilahirkan kembali), ikut menderita dan dimuliakan bersama Yesus.


Dipimpin Roh Allah artinya kita melakukan apa yang seturut dengan kehendak Allah. Yang berencana, berpikir, berkata-kata, bertindak, memperbaiki diri, tetap diri kita sepenuhnya, tetapi di sana ada Roh Allah menemani kita. Kita tidak pernah menyerahkan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita untuk dikerjakan oleh Allah, tetapi tetap kita yang kerjakan, dalam keadaan dan tempat dimana Allah selalu hadir. Banyak orang yang salah mengartikan kebaikan Allah dengan menganggap Allah yang mengerjakannya untuk kita. TIDAK. Tetapi, tetap manusia yang paling bertanggung jawab untuk mencapai tujuannya, mewujudkan impian besarnya dengan sukses. TUHAN HADIR untuk memampukan kita melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita. Kehadiran TUHAN membuat kita sukses mengerjakan tugas dan tanggung jawab kita. Kita sebagai manusia harus tetap aktif, bahkan proaktif, bila perlu superaktif. Ketika kita aktif, sibuk mengerjakan tugas kita dalam kesadaran Allah ada bersama kita, saat yang bersamaan Allah memberkati pekerjaan kita sehingga apapun yang kita perbuat menjadi berhasil oleh karena kasih karunia Allah. INGAT: kita bekerja, Allah membuatnya berhasil.

Bagi orang yang sudah lahir baru, yang telah menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat peribadinya, Allah mengaruniakan Roh Kudus untuk memipin hidup orang itu. Roh Kudus adalah Roh yang aktif. Dia bergerak terus seperti angina. Dari mana datangnya dan kemana perginya tidak seorangpun tahu (tapi dapat dipelajari, sehingga dapat diperkirakan asal dan arahnya, bahkan kecepatannya. Ilmunya SPIRITOLOGY. Untuk angin termasuk  Perkiraan/Prakiraan Cuaca. Fenomena meteorologi adalah aktivitas cuaca yang dapat diamati dan dijelaskan dengan ilmu meteorologi.).

Roh Kudus memimpin kita dengan memberi inspirasi sekaligus petunjuk kemana kita harus melangkah, bagaimana harus kita mengerjakan, tugas dan tanggung jawab kita dalam kehidupan. Roh Kudus hanya bersedia memimpin kita dengan ketaatan penuh, penyerahan total. Roh Kudus dalam kesediaan kita untuk dipimpin, memberi kemampuan kepada kita dalam setiap tahapan proses kehidupan. Roh Kudus memimpin artinya Dia yang memegang kendali dan kita mengikuti. Roh Kudus sebagai kuasa Allah dari sorga menguasai roh kita, sehingga kita dengan bebas berdasarkan kemauan sendiri memilih mana yang baik untuk kita kerjakan untuk menuju sukses. Roh Kudus menuntut kerelaan kita, karena hubungan kita tidak berakhir hanya ketika kita hidup di muka bumi sekarang ini, tetapi juga di bumi baru yang turun dari sorga pada kehidupan kekal yang akan dating.
Untuk memungkinkan Roh Kudus menuntun kita, kita harus menyadari Dia hadir di dalam hidup kita. Dia berjalan berdampingan dengan kita. Bagaimana? Inti manusia adalah jiwa, yang terdiri dari: kehendak [keinginan, kemauan, inspirasi, intuisi, khayalan, kreativitas, daya cipta, penerawangan, dll]; pikiran [memori, imajinasi, persepsi, pembuatan keputusan, penentuan benar salah, baik jahat, dll], perasaan [senang, susah, sukacita, dukacita, marah, emosi, gembira, takut, berani, nikmat, dongkol, kesal, dll].  Roh Kudus hadir dan ada dalam hati manusia, yang memberi ijin dan menginginkan Roh Kudus.

Merindukan Roh Kudus berarti menghendaki Roh Kudus ada di dalam hati. Hati adalah perpaduan antara roh dan jiwa. Roh Kudus hanya dapat hadir (menempel, tinggal) di dalam roh manusia yang sudah diisi oleh Roh Yesus (lahir baru). Roh manusia yang sudah digantikan oleh Roh Yesus membutuhkan Roh Kudus supaya dapat berkuasa. (Roh Yesus hanya dapat hidup dan bertumbuh dan bertambah besar bila diberi makanan FIRMAN ALLAH, membaca/mendengarkan Alkitab/Bible secara terus menerus). Roh manusia yang diisi oleh Roh Yesus kemudian dihinggapi oleh Roh Kudus, terjadi di dalam jiwa manusia. Jadi sederhanyanya: Roh Kudus mencari Roh Yesus sebagai tempat tinggalnya, Roh Yesus yang menggantikan roh manusia yang sudah mati karena dosa mencari jiwa untuk tempat tinggalnya. Jiwa mencari tubuh untuk tempat tinggalnya. Tubuh bergerak, bertindak, sesuai dengan perintah jiwa. Pertanyaan: jiwa siapa yang memimpin? Allah menghendaki supaya jiwa kita dipimpin oleh Roh Kudus. Itu hanya terjadi bila di dalam jiwa kita ada Roh Yesus.
Pemahaman seperti di atas disebut kesadaran. Kita menyadari sebagai pengikut Yesus Kristus, artinya kita dibentuk terus menerus supaya menjadi seperti Yesus Kristus. Proses itu terjadi oleh kehidupan kita yang dipimpin oleh Roh Kudus. Kita tahu Roh Kudus ada bersama kita adalah tingkat berikutnya dari kesadaran. Dengan kesadaran kita berusaha memiliki pengetahuan bagaimana caranya kita hidup supaya dapat menyenangkan Roh Kudus sehingga Dia tetap bersedia memimpin kita.  Tanpa ada kesadaran yang tinggi dan memberikan tanggapan yang posisit (menyenangkan) Roh Kudus, maka tidak mungkin Roh Kudus dapat menuntunn/memimpin kita dengan maksimal sesuai dengan apa yang Tuhan Yesus janjikan.

Roh Kudus hanya efektif memimpin kita bila Dia merasa senang. Kesenangan Roh Kudus akan hilang, Dia akan berduka bila kita: hidup dalam pikiran duniawi (bodoh, egois, serakah, sombong, jahat, cabul, malas, hedonism, dll) dan hidup mengikuti keinginan daging. Keinginan daging berlawanan/bermusuhan dengan keinginan Roh. Keduanya bertentangan. Mengapa? Daging manusia berasal dari debu, keinginannya kembali ke debu. Mati dan dikuburkan, hancur menjadi debu. Roh berasal dari Allah, keinginannya kembali ke Allah. Hidup dan hidup kekal bersama Allah. Yang satu, daging ke bawah (tanah), yang lainnya roh ke atas (Allah). Karena daging ingin kembali ke tanah, maka yang dia lakukan adalah apa yang membuat manusia itu cepat mati dan kembali ke tanah. Misalnya: malas atau diam atau pasif membuat tubuh lemah dan cepat mati, hubungan seks bebaas membuat manusia kena hiv dan aids dan cepat mati, narkoba membuat system tubuh manusia lumpuh dan mati, berjudi membuat kehilangan harta dan bunuh diri, mencuri atau merampok atau korupsi atau menipu atau menyelundup atau menggelapkan akibatnya dihukum sampai dengan hukuman mati, rebutan konflik sengketa perselisihan pertengkaran perkelahian perang saling membunuh mati … semuanya masuk menjadi debu kembali ke tanah. Itulah keinginan daging, kedagingan, duniawi. Semua perbuatan daging mendukakan Roh Kudus, mendukakan Yesus Kristus, mendukakan Bapa Khalik Langit dan Bumi.

Kita juga dapat mendukaka Roh Kudus, bila kita menolak Roh Kudus menguduskan kita. Roh Kudus adalah pribadi seperti kita, bedanya, Dia tidak bertubuh, sehingga kita tidak dapat membuktikan Dia secara empiris, secara ilmiah, berdasarkan panca indra kita. Tetapi kita dapat membuktikan kehadiran-Nya dengan Roh kita, imajinasi, intuisi, persepsi … yang belum dapat dijangkau oleh ilmu pengetahuan sampai saat ini. Roh Kudus memiliki/dapat kehendak, maksud, perasaan, sifat menguatkan orang, mengajar, saksi, perantara, berkata-kata (dalam roh), memberi perintah, berduka, didustai, dihujat, dan membunuh.

Roh Kudus merasa duka jika kita kurang beriman, kita tidak setia melakukan perintah Tuhan. Kalau kita tidak membuka mulut dan membiarkan lidah kita bergerak mengeluarkan kata-kata kebenaran berdasarkan Firman Allah, maka Roh Kudus berduka. Ia juga berduka jika kita menajiskan tubuh kita, karena tubuh kita adalah Bait Allah, tempat Roh Kudus tinggal.

Kalau kita mau Roh Kudus berkuasa secara efektif memimpin dan menuntun hidup kita melaksanakan tugas dan tanggung jawab mewujudkan impian besar kita, maka kita harus: menyadari kehadira Roh Kudus, menghormati-Nya sebagai Allah yang ada dalam hidup kita, berjalan dalam Roh, takut (hormat, kagum) atas kehadiran-Nya dalam hidup kita, mempercayakan hidup kita di dalam tuntunan-Nya, hidup bergaul bersama-Nya. Perbuatan demikian menyenangkan Roh Kudus, sehingga Dia dapat menuntun kita pada jalan sukses dan mewujudkan mimpi-mimpi besar yang Roh Kudus berikan kepada kita.

Roh Kudus menjadikan kita anak Allah. Manusia adalah makhluk khusus di hadapan Allah. Manusia memiliki kesegambaran khusus dengan Allah. Manusia memiliki kasih saying Allah, sehingga manusia dapat berseru: “Ya Abba, Bapa”. “Ini aku anak-Mu”. Layakkanlah seluruh hidupku… Untuk dapat menjadi anak Allah, maka kita harus: lahir baru, lahir dari roh (bukan secara daging, bukan di rumah sakit, tidak perlu bidan, tidak perlu doktr, tidak perlu ibu, dst… yang tidak dipahami antikristus). Proses lahir baru dimulai dari hati manusia. (ingat: hati adalah perpaduan antara roh dan jiwa). Ketika berurusan dengan hati, maka itu bukan lagi urusan manusia, tetapi urusan Roh Kudus. Ketika Roh Kudus menjamah hati manusia, dan hati itu tergerak menerima Roh Yesus Kristus, maka proses lahir baru sedang berlangsung. Mengapa perlu lahir baru? Karena manusia lama (Adam dan keturunannya sudah rusak, bahkan mati. Terputusnya hubungan manusia Adam dan keturunannya dengan Allah berarti manusia lama telah mati.) Mati artinya putus hubungan dengan sumber kehidupan. Jadi ketika proses hubungan dipulihkan kembali, disambung kembali, proses itu terjadi melalui “lahir baru”.   Kesinambungan hbungan terjadi dengan kehadiran Allah yaitu Allah sendiri tinggal di dalam pribadi manusia dalam persekutuan dengan Roh-Nya. Lahir baru adalah kelahiran kembali membuat manusia mampu menyadari Allah melalui Roh-Nya, bukan sesuatu yang abstrak, tetapi pengalaman yang hidup.

Orang yang memungkinkan manusia lahir baru adalah Yesus Kristus. Rencana kelahiran, kehidupan, pengorbanan dan seluruh sejarah Yesus Kristus dikhususkan untuk memulihkan hubungan Allah dengan manusia. Jika Tuhan Yesus Kristus tidak naik ke sorga, maka Roh Kudus tidak diturunkan kepada manusia di bumi. jika Roh Kudus tidak datang, maka tidak ada lahir baru. Karya Roh Kudus yang membuat manusia insyaf, sadar akan dosa, kebenaran dan penghakiman Allah yang akan datang, adalah tiga unsur penting yang membuat manusia bertobat. Tanpa pertobatan, tidak ada kelahiran kembali, tidak ada lahir baru. Tanpa lahir baru tidak mungkin menjadi anak Allah. Jika tidak menjadi anak Allah, kita tidak mungkin dipimpin oleh Roh Kudus. Jika tidak dipimpin oleh Roh Kudus, kita tidak akan mampu mewujudkn impian besar yang Allah tergatkan untuk diri kita masing-masing.

Iman menjadi kunci untuk menjadi Yesus Krisuts sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi kita masing-masing. Intisari ajaaran Alkitab menekankan pentingnya iman. Tidak akan ada apapun, tidak akan terjadi apapun, tidak akan dikerjakan oleh Allah bagi kita orang percaya oleh Roh Kudus, kalau tidak berdasaran iman kepada Yesus Kristus. Jika kita tidak menaruh iman sebesar biji sesawi kepada kemurahan dan kuasa-Nya, maka Yesus Kristus tidak berarti apa-apa bagi kita. Bahkan kita bias berubah menjadi antikristus. Tetapi, sebaliknya, iman kepada Yesus Kristus memungkinkan kita mampu melakukan perbuatan-perbuatan besar bahkan lebih besar daripada yang dilakukan oleh Yesus Kristus. Tuhan Yesus sendiri mendambakan, menghendaki kita melakukan perkara-perkara besar bagi Dia sesuai dengan mimpi dan impian besar yang Ia berikan kepada kita. Kalimat terakhir ini, memberikan keberanian dan semangat baru dan kekuatan kepada kita untuk memahami dan mengambil bagian dalam melaksanakan perkara-perkara besar yang Allah inginkan terjadi di dunia ini.

Dari mana kita mulai? Apakah kita harus menunggu sesuatu terjadi dulu? Mulailah dari tempat dimana saudara berada. Jangan tunggu sampai pintu-pintu akan terbuka bagi saudara. Jika saudara menunggu, saudara akan menjadi tua dan meninggal, dan pintu-pintu itu tetap tidak akan terbuka, kecuali saudara buka sendiri. Ciptakanlah pintu di sekitar saudara. Ada banyak hal yang harus kita kerjakan. Karena itu mulailah bekerja dari sekarang …. (Kalau Anda bingung, tidak tahu mulai dari mana, silahkan hubungi kami. Ingat, email: lemsakti@gmail.com kami adakan untuk Saudara!)

Jangan tertipu. Kalau sudah mengikut Yesus berarti sudah beres. Itu salah. Menjadi anak Allah di dalam Yesus Kristus berarti ikut menderita bersama Dia. Jangan menghindar atau lari. Berkat dan sukses itu ada dalam penderitaan yang Anda jalani. Ketika menjalani penderitaan bersama Yesus Kristus dibawah pimpinan Roh Kudus, sesungguhnya kita panen dan mengumpulkan serta menabung berbagai berkat-berkat yang berlimpah ruah.  Penderitaan kita berdasarkan pencapaian tujuan … mewujudkan kehendak Bapa supaya kita melakukan perkara-perkara besar dalam hidup kita. Mewujukan impian besar Bapa di dalam hidup kita. Ingat … kita menderita bersama Dia … bukan Dia yang menderita bersama kita. Dia sudah selesai penderitaan-Nya di salib. Kita masih dan sedang memikul salib. Kematian Yesus Kristus menjadi model, teladan untuk diikuti oleh orang Kristen.  Penderitaan kita adalah penderitaan-Nya. Penderitaan-Nya adalah penderitaan kita. Satu dalam Yesus Kristus berarti satu juga di dalam penderitan-Nya, sehingga kita satu juga di dalam sukacita-Nya, kemulian-Nya. Sesuatu yang hebat untuk disadari dan dijalani, penderitaan sekarang adalah persiapan untuk kemuliaan yang akan datang. Jika kita bersedia menderita bersama Dia sekarang, maka kita juga akan dimuliakan bersama Dia, sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin

21. Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia.


Yang berminat menguasai lebih lanjut / mentor / pendampingan / nara sumber /pembicara / pengkhotbah silahkan sampaikan melalui email: lemsakti@gmail.com atau Isi Formulir Kontak di kolom sebelah kanan. 

Senin, 23 Januari 2017

FIRMAN ALLAH MEMIMPIN KITA MEWUJUDKAN IMPIAN

FIRMAN  ALLAH MEMIMPIN KITA MEWUJUDKAN  IMPIAN

[Author: Pdt. Dr. Jacob Nahuway, MENTOR: Rev.Dr. Mahli Sembiring, Facilitator: INDOLEADER]

Mazmur 119:105, Firman-Mu itu pelita bagi kakiku, dan terang bagi jalanku.

Pokok Pemahaman:
1.       Memimpin artinya memberikan arah sehingga terang dan jelas.
2.       Firman Tuhan memimpin kita di arah terang dengan memancarkan cahaya bagai pelita sehingga kita tahu arah mana (cara bagaimana) kita mewujudkan impian kita
3.       Jalan lebar dan cepat (melanggar aturan, menipu, korupsi, instan) menuju kepada kegagalan dan kebinasaan, tetapi jalan yang sempit (melalui proses yang benar, ikut prosedur tetap) menuju sukses dan hidup yang kekal.
4.       Jalan sempit adalah jalan hidup di dalam Yesus Kristus, berarti kita berada dalam kebenaran, jalan yang benar, dan hidup yang kekal (sukses abadi).
5.       Firman Tuhan sebagai terang dan pelita bekerja dengan cara memerintah, menegur, menyatakan kesalahan, mengajarkan, menasihati, menghibur, menguatkan, sehingga kita tetap berada dalam proses perjalanan sukses mewujudkan impian.
6.       Firman Tuhan sebagai terang dan pelita memberikan kita harapan sehingga terus bersemangat, dalam bentuk janji-janji Tuhan yang hebat (hidup kekal, hidup berkelimpahan, berkat, umur panjang, kekayaan, kehormatan, kepala, sukacita, dst).
7.       Syarat dan ketentuan agar Firman Tuhan memimpin kita dalam sukses mewujudkan impian: kita mencintainya dan memakannya (membaca, mendengarkan, renungkan, hayati, pakai, sebarkan).

Firman Tuhan adalah alat Tuhan yang ampuh untuk membantu manusia dalam menempuh perjalanan kehidupan. Kehidupan adalah suatu perjalanan. Firman Tuhan menemani kita sepanjang perjalanan.

Yang dibutuhkan dari kita adalah menyadari, mengakui, dan menerima bahwa Firman Tuhan selalu tersedia untuk kita. Pertama, Firman Tuhan menunjukkan (kalau kita peka) kepada kita, ke mana tujuan hidup kita. Untuk apa aku hidup? Jawabannya yang pasti disediakan oleh Firman Tuhan. Jika kita sudah menerima perintah, maka Firman Tuhan yang sama memberikan kekuatan kepada kita supaya mampu bekerja, supaya sehat, mendapatkan keluarga, mendapatkan rejeki. Perintah dari Allah adalah beban yang diberikan tidak melebihi kekuatan kita.

Test ketangguhan, test kesetiaan, uji kinerja, uji kapasitas selalu ada dalam perjalanan hidup. Setiap ujian ada solusinya. Setiap percobaan, ada jalan keluarnya. Tuhan selalu memberi kecakapan supaya kita mampu keluar dari semua persoalan.

Firman Tuhan memberikan dua pilihan kepada manusia dalam menjalani kehidupan. Jalan lebar dan jalan sempit.

Banyak orang yang memilih jalan lebar, disangkanya jalan lurus, tetapi ujungnya menuju maut. Ujungnya adalah kehancuran, kebangkrutan, kegagalan, pengorbanan, penderitaan, kematian, dan kebinasaan. Dalam kehidupan sehari-hari, jalan lebar dipertontonkan dalam sinetron, film, berita televisi, hoax. Orang miskin dari desa pergi ke kota, bertemu orang tertentu, kemudian menjadi kaya raya dan terkenal. Politisi, yang tadinya pengusaha, membayar orang mendapatkan suara, kemudian menang, dan menduduki jabatan.  Seorang supir taksi, mendapatkan penumpang, mendengarkan pembicaraan penumpangnya, memanfaatkan kesempatan, akhirnya jadi kaya. Akademisi, yang mendapatkan temuan, bertemu politikus, kemudian ditawari jabatan publik, kemudian terkenal. Pertanyaan: berapa lama mereka bertahan yang mendapatkan berbagai kemudahan dalam waktu singkat? Jawabannya adalah singkat. Tiba-tiba mereka sudah ditangkap KPK, atau mati overdosis karena narkoba, atau mati karena dibunuh penuntut janji.  

Jalan lebar juga dialami oleh orang muda, anak sekolah atau mahasiswa, mereka yang malas belajar, hidup hura-hura, ketika mau ujian, mencari contekan, atau membayar dosen, atau jalan pintas lainnya. Hidup yang sama, kalau dia bekerja, akan diulang-ulang.

Waktu kuliah ilmunya dikit, didikte oleh dosen, dikasih lembaran diktat, ketika berkuasa jadi dictator.

Allah tidak menghendaki seorangpun celaka. Tidak seorang pun binasa, tidak seorangpun yang berujung maut.  Oleh karena itu, Firman Allah menawarkan jalan sempit. Jalan sempit adalah Yesus Kristus.  Lahir di palungan sebagai orang miskin, hidup tanpa kenikmatan, bekerja siang malam, dimusuhi, dihina, dicerca, disiksa, dicambuk, disalibkan…dan mati, dikuburkan …tetapi kemudian bangkit dari antara orang mati … hidup kembali seperti manusia biasa …melayani dan mengajarkan orang … kemudian naik ke sorga. Setelah berada di sorga, Dia akan  lagi ke dunia, ke bumi … Dia sudah ada … tapi Dia akan  lagi.  Artinya, Dia ada dimana-mana, Dia dapat berbuat apa yang Dia inginkan, DIA KEKAL, ABADI…

Yesus berkata bahwa Dia adalah JALAN, KEBENARAN, dan HIDUP. Sebagai JALAN, YESUS adalah Tuhan dan Juruselamat kita secara pribadi. Kita berada pada jalan sempit, karena tidak memiliki piihan lain. Yang paling sedih …  tidak semua orang berada di situ …hanya mereka yang dipanggil dan dipilih … mereka yang merespon, menerima panggilan, dan mempertahankan pilihan itu sampai selama-lamanya. Banyak orang yang sudah dipanggil, kemudian dipilih … tetapi dalam perjalanan jatuh …dia tidak sampai kepada tujuan akhir… keselamatan jiwanya … hidup kekal bersama Allah.

Hati-hati jangan disesatkan oleh ajaran yang menyatakan sekali Anda menerima Yesus maka Anda sudah pasti selamat. SALAH BESAR. Yang benar adalah: Anda menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka Anda diberikan tiket keselamatan. Tetapi ada syarat dan ketentuan yang berlaku: serahkan tiket itu kepada penjaga tiket, supaya Anda diantar ke tempat duduk Anda. Kalau Anda tidak serahkan tiketnya, Anda tidak bakalan diperbolehkan masuk. Kalaupun Anda sudah menyerahkan tiket, tetapi Anda berbalik keluar, Anda tidak akan pernah masuk. JANGAN BODOH. MENGERTILAH. Ada bagian yang Anda harus laksanakan. Alkitab menyebutnya: KERJAKANLAH KESELAMATANMU. Jangan seperti orang Israel yang sudah dipilih di Mesir, tetapi mati di padang gurun, tidak pernah sampai ke Tanah Perjanjian. CAMKANLAH itu…  

Manusia yang jatuh ke dalam dosa, hidup di dalam dosa, hidup dalam kegelapan. Seperti vampire, dia tidak mampu hidup didalam terang. Manusia berdosa tidak mampu kena cahaya matahari kemuliaan Tuhan. Dia langsung rontoh, hilang tak berbekas. Tetapi, cahaya matahari terang kemuliaan Tuhanlah yang membuat manusia berarti, menjadi manusia, jalan kelimpahan hidup, damai sejahtera, jalan hidup kekal. Mereka yang bersedia menerima dan dintuntutn oleh Firman Allah dalam menjalani kehidupan mereka.

Pelita dan terang, adalah Firman Allah, satu-satunya alat untuk menghilangkan kegelapan, menghilangkan dosa, menghilangkan akibat dosa, menghilangkan kematian, menghilangkan maut. Hanya oleh Firman Tuhan. Dimana ada terang, disitu kegelapan hilang. Dimana ada sukses, disitu gagal hilang.

Pelita memancarkan cahaya yang memberikan terang. Terang terus mendorong kita untuk berjalan. Jika kita berhenti dalam jalan kehidupan, kita kehilangan berbagai kesempatan dan berkat yang membantu kita mewujudkan impian besar kita. Kita semua diciptakan pada setiap langkah unik yang menuntun kita kepada kehidupan yang luar biasa. Jika kita berhenti di tengah jalan kehidupan (tempat dimana kita pertama sekali percaya sesuai kehendak Tuhan bagi hidup kita), maka kita kehilangan semua apa yang telah Allah rencanakan bagi kehidupan kita.  Kita jadi pecundang, orang kalah, orang gagal.

Oleh karena itu, jangan pernah berhenti, jalan terus. Jika Anda ingin mewujudkan sukses Anda, jalan terus, kerjakan terus, jangan pernah berhenti. Walau apapun yang terjadi, jangan menyerah, jalan terus, sampai Anda melihat impian besar Anda terwujud dengan sukses. Itulah jalan sempit, tahan dan tekun.

Jika kita membaca atau mendengar Firman Tuhan, kita merasa dan yakin diperintahkan oleh Firman itu, maka itu adalah terang dari cahaya pelita Tuhan. Itu berarti jalan kehidupan yang kita sedang tempuh diberi terang. Pelita sedang memancarkan cahayanya kepada kita. Jika kasih Tuhan menyertai kita, maka sukses adalah hal yang mudah. Ketaatan kepada Firman Tuhan adalah terang dan pelita bagi kita dalam menuntun kepada sukses mewujudkan impian besar menjadi kenyataan.

Sukses berarti menaati Firman Tuhan. Firman itu harus diajarkan kepada semua orang, dilakukan berulang-ulang, sejak kecil, di masa muda, dan di masa tua. Firman Tuhan  melalui pendengaran, pemahaman, mimpi, penglihatan, peristiwa. Dengan menerima ajaran Tuhan, kita makin berhikmat dan bijaksana, kita memahami setiap hal yang menuntun hidup kita sekarang dan di masa yang akan datang menuju kekekalan. Ajaran Tuhan memampukan kita menemukan jalan Tuhan dalam meraih sukses mewjudkan impian besar menjadi kenyataan.

Firman Allah berfungsi sebagai cermin untuk menunjukkan dan menyatakan kesalahan kita. Firman Tuhan  adalah ilham, inspirasi, imajinasi, pemikiran tiba-tiba, yang berguna memperbaiki perilaku kita, sehingga kita berkenan kepada Allah dan sesama manusia.

Firman Tuhan adalah janji Allah. Yaitu pernyataan rencana keselamtan dan berkat. Janji Allah adalah rencana Allah bagi seluruh manusia, dan juga bagi pribadi orang perseorangan. Janji Tuhan itu murni, tidak berisi dusta dan tipu. Murni artinya tidak bercampur dengan unsur lain, unsur duniawi, unsur kedagingan, kehendak manusia, kehendak setan, kehendak kejahatan. Firman Tuhan tulen dan teruji. Tidak tergoyahkan oleh godaan, situasi, keadaan, cuaca, waktu. Janji Tuhan disertai sumpah, keyakinan yang memastikan bahwa itu benar dan begitu adanya.

Janji Tuhan berisi wibawa Allah. Wibawa harus dilaksanakan apa yang diucapkan. Janji Allah hebat, harus dipegang dan dipercayai sebagai “jalan”menemukan solusi atas semua permasalahan dan jawaban atas semua pertanyaan dan pemenuhan atas semua kebutuhan roh, jiwa, dan tubuh manusia.

Firman Tuhan memiliki kekuatan dalam diri kita jika kita: menyukainya, merenungkannya, menghayatinya, memakainya, dan menyebarluaskannya. Membagi kepada orang lain adalah sumber aktivasi kekuatan Firman Tuhan. Seperti nomor dan pulsa handpone yang harus diaktivasi supaya dapat dipergunakan, demikian juga Firman Tuhan harus diaktivasi dalam hidup kita supaya berfungsi. Caranya dengan membaginya kepada orang lain dengan penuh semangat dan keyakinan.

Firman Tuhan akan lebih berkuasa bila kita taati, turuti, laksanakan dalam kehidupan kita. Ketika kita melaksanakan Firman, semua tumpukan persoalan yang telah menggunung, gunung dalam perjalanan hidup kita, gunung persoalan rumah tangga, gunung perjodohan, gunung pekerjaan, gunung keuangan, gunung kesehatan … dan semua gunung yang menjulang tinggi yang menghalangi kita …dapat kita singkirkan, dapat kita daki, dapat kita lalui untuk mewujudkan impian besar kita menjadi kenyataan.

Gunakan metode ini untuk mencapai sukses mewujudkan impian besar Anda, metode yang sudah terbukti: DEKLARASIKAN FIRMAN TUHAN ATAS APA YANG ANDA RINDUKAN, TERJADI SEPERTI APA YANG ANDA KATAKAN. Jika Firman Tuhan, Anda proklamirkan dengan hati yang keluar dari mulut Anda, maka Firman itu akan berubah menjadi pelita dan terang dalam memimpin Anda mewujudkan mimpi besar Anda menjadi kenyataan. Puji Tuhan. Haleluya!!!!!
  
… bukan kuat … bukan gagah … tapi Roh-Ku…kata Tuhan…


Yang berminat menguasai lebih lanjut / mentor / pendampingan / nara sumber /pembicara / pengkhotbah / sekolah / berbisnis / membeli silahkan sampaikan melalui email: lemsakti@gmail.com  atau Isi Formulir Kontak di kolom sebelah kanan atau klik dan isi contact us di  http://www.lemsakti.com/contact-us.php .  Pelayanan online kami silahkan kunjungi: http://www.lemsakti.com   http://www.pembangunan.net/  http://www.konstruksimart.com  http://www.herbalmami.com/  https://www.muki-online.com


Jumat, 20 Januari 2017

ALLAH SENDIRI MEMIMPIN KITA MEWUJUDKAN IMPIAN MENCAPAI SUKSES

ALLAH SENDIRI MEMIMPIN KITA MEWUJUDKAN IMPIAN MENCAPAI SUKSES

[Author: Pdt. Dr. Jacob Nahuway, MENTOR: Rev.Dr. Mahli Sembiring, Facilitator: INDOLEADER]


28. Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
12. maka kebijaksanaan dan pengertian itu diberikan kepadamu; selain itu Aku berikan kepadamu kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sebagaimana belum pernah ada pada raja-raja sebelum engkau dan tidak akan ada pada raja-raja sesudah engkau."

Pokok Pemahaman:
  1. Allah sendiri yang melakukan keajaiban-keajaiban di langit dan di bumi, dan dalam kehidupan kita.
  2. Allah yang menciptakan  alam semesta, demikian juga kita dengan segala suksesnya.
  3. Allah sendiri, tanpa bantuan siapapun dan apapun, menolong, memberkati, dan menuntun kita mencapai sukses.
  4. Allah berdasarkan kasih, kuasa dan pengertian-Nya melaksanakan keajaiban dalam hidup manusia.
  5. Segala pertolongan dan bantuan untuk sukses mewujudkan impian, wajib diminta dari Allah.

Melalui Ayub 38:4-5, mengungkapkan bahwa Allah sendiri yang menciptakan langit, bumi, dan segala isinya, seperti di Kejadian 1. Semua hanya oleh kasih karunia Allah.Kita menemukan anugerah Allah dalam bentuk keajaiban-Nya. Dengan anugerah Allah, kita dapat melakukan perkara-perkara yang ajaib bagi Dia dan sesama kita manusia.

Namun, karena semua hanyalah anugerah Tuhan, kita merujuk kepada 1 Kor 15:10: Karena kasih karunia Allah, aku adalah sebagaimana aku ada sekarang. Maka, apapun yang terjadi pada diri kita pribadi, semua adalah kasih karunia Allah.

Kasih karunia Allah membuat orang bodoh menjadi pintar, orang lemah menjadi kuat, orang yang tidak berdaya menjadi pahlawan yang memenangkan peperangan, orang biasa melakukan perbuatan luar biasa.

Keberadaan alam semesta yang maha dahsyat ditetapkan oleh Allah sendiri, masakan Dia tidak mampu menetapkan Anda mewujudkan impian Anda menjadi sukses? Keinginan dan kehendak Alah hadir dalam segala peraturan yang mengatur segala sesuatu yang diciptakan-Nya. Tugas kita memahami aturan-Nya dan menaatinya.

Allah menuntun kita kepada kesadaran dan pengakuan bahwa hanya Dia saja, bukan yang lain, yang melakukan segala bentuk keajaiban. Keajaiban termasuk semua temuan manusia, ilmu pengetahuan, seni, teknologi dan segala kemajuan peradaban. Allah membuka perbendaharaan-Nya secara bertahap dan perlahan kepada setiap orang yang mencarinya, mengetuknya, memintanya. 
Kita sekarang hidup dalam dunia yang berubah secara cepat. Dari tradisional alam ke pertanian ke industri ke informasi dan ... pada akhirnya ke dunia roh. Dari diri sendiri, keluarga, kampung, suku, kecamatan, kabupaten, provinsi, negara, dunia global ... hingga alam semesta. Segala kebutuhan manusia, segala pikiran manusia, karya untuk tubuh manusia dari ujung kaki sampai ujung kepala .... semua ada ... dan terus bertambah.
Semua bidang berkembang, politik, pariwisata, keuangan, hiburan, olah raga, demokrasi, pertahanan, keamanan, termasuk praktek mengalami kehidupan agama hingga rohani. Dari tradisi, simbol, upacara berulang, ritual, ritus, liturgi, ke hubungan intim dengan Allah. Dari pemahaman Allah yang jauh ... menjadi aku di dalam Allah, dan Allah di dalamku ...semua berubah.
Di sisi lain, permasalahan dan persoalan, serta tantangan yang dihadapi umat manusia juga berkembang. Hak asasi, kebebasan individu, kesadaran diri sendiri, yang semakin menguat, telah menghantam dan merontokkan nilai-nilai ikatan sosial yang selam ini dijaga ... Manusia di era pos modern sekarang mempertanyakan apapun yang dianggap sudah mapan ... sistem kenegaraan, sistem keluarga, sistem hubungan antara sesama yang dianggap sudah mapan, mulai diragukan efektivitasnya ... orang mencari alternatif lain, mencari opsi yang lebih sesuai dengan keinginannya. 
Manusia lupa siapa dirinya ... Manusia mengarah kepada pemujaan diri sendiri ...semua untuk memuaskan dirinya sendiri. Manusia berubah menjadi sombong, menganggap dirinya sendiri lebih pandai, lebih hebat dari sesama, bahkan menganggap dirinya setara dengan Allah. Manusia mengalami penyakit parah BESS: bodoh, egois, sombong, serakah.
Manusia sekarang sesungguhnya semakin membutuhkan Yesus Kristus. Informasi tentang Yesus Kristus semakin banyak tersedia, tetapi orang semakin jauh dari perilaku kehidupan yang diharapkan dan diajarkan oleh Yesus Kristus. Bagaimanapun juga, penderitaan karena luka-luka siksaan yang dialami Yesus Kristus, akibat cambukan, paku, tusukan, duri, yang menghancurluluhkan seluruh tubuh-Nya ... Bekas penderitaan-Nya, bilur-bilur-Nya, sesungguhnya untuk mengobati penyakit penderitaan kita, memulihkan BESS yang kita alami, untuk kembali kepada kasih karunia-Nya. Kita tidak paham bagaimana itu terjadi, akal dan rasio kita sulit menggambarkannya, tetapi imajinasi kita, kesadaran kita, intuisi kita, yang Dia berikan, menjadikan semua itu keajaiban bagi kita, mengherankan, tetapi kita percaya. Itu terjadi. Semua itu karena Yesus sendiri.
Karena itu, kalau bukan Tuhan yang membantu dan menolong kita, dan memimpin sendiri kita langsung, tidak ada yang dapat kita perbuat.
Allah mau supaya kita tahu, apa yang ditangkap dengan telinga, tahu dan percaya apa yang dilihat oleh mata, haruslah menuntun kita kepada suatu kesadaran dan pengakuan bahwa hanya Tuhan Allah, dan tidak ada yang lain, yang dapat menolong, menyelamatkan, memberkati, memimpin, dan memberikan kepada kita, segala sesuatu yang kita butuhkan untuk roh, jiwa, dan tubuh kita.
Maka, hanya kepada Allah sendiri segala pujian, hormat, kekaguman, pujaan dan kemuliaan kita serahkan. Sifat Allah yang Maha Pengasih, Maha Tahu, Maha Kuasa ... menolong kita memahami dan menerima keajaiban-keajaiban yang Allah lakukan tanpa bantuan siapapun dan apapun.

5. (40-6) Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung.

 Yang berminat menguasai lebih lanjut / mentor / pendampingan / nara sumber /pembicara / pengkhotbah / sekolah / berbisnis / membeli silahkan sampaikan melalui email: lemsakti@gmail.com  atau Isi Formulir Kontak di kolom sebelah kanan atau klik dan isi contact us di  http://www.lemsakti.com/contact-us.php .  Pelayanan online kami silahkan kunjungi:  http://www.lemsakti.com   http://www.pembangunan.net/  http://www.konstruksimart.com   http://www.herbalmami.com/  https://www.muki-online.com

  
  
  

Rabu, 18 Januari 2017

RANCANGAN TUHAN KITA TANGKAP MELALUI MIMPI DAN VISI

RANCANGAN TUHAN KITA TANGKAP MELALUI MIMPI DAN VISI

[Author: Pdt. Dr. Jacob Nahuway, MENTOR: Rev.Dr. Mahli Sembiring, Facilitator: INDOLEADER]

28. "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.
3. Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.

Pokok Pemahaman:
1. Mimpi dan visi besar dari  Allah kita tangkap saat kita berdiam diri
  • Berdiam diri artinya: bergantung pada iman bukan panca indra, dengan lapang dada menerima apapun yang Tuhan ijinkan terjadi dalam kehidupan kita dengan rasa syukur, mampu menyimpan rahasia Allah dan sesama, sadar dalam sengsara dan tekun dalam doa. 
2. Mimpi dan visi besar kita dapatkan ketika berdoa (berkomunikasi dengan Allah) terus menerus:
  • Allah menggunakan doa sebagai sarana menjawab cara memenuhi segala keperluan kita dengan menunjukkan hal-hal yang besar yang serba rahasia.
  • Tuhan memanggil seseorang melalui doanya dan memberitahukan Rencana Allah bagi manusia dan dunia ini.
  • Tuhan Yesus Kristus sebagai contoh, teladan, dan model kita mengajarkan supaya kita tetap berdoa.
  • Dengan kesabaran menanti dalam doa berkelanjutan, Allah siap memberikan dan mengungkapkan keinginan hati-Nya bagi kita.
  • Supaya doa dan komunikasi kita lancar dengan Allah, kita harus mengatasi dan menyingkirkan hawa nafsu, kesombongan dan memperbaiki serta menjaga hubungan baik dengan sesama.


Allah berjanji bahwa Ia akan menjawab setiap doa (seruan) umat-Nya dan memberitahukan kepada mereka hal-hal yang besar dan tidak terpahami, yakni hal-hal yang belum mereka ketahui. Visi dan mimpi adalah alat utama yang dipergunakan Tuhan menyampaikan pesan dan perintahnya kepada seseorang.
Mimpi ada bermacam-macam:(1) mimpi membersihkan kotoran dari jiwa kita - sering disebut kembang tidur, (2) mimpi membakar dosa-dosa kita, seperti dapur peleburan, sehingga hati kita benar dan lapang berjalan bersama Kristus, (3) Mimpi nubuatan tentang diri kita senidiri: menyingkapkan Rancangan Allah kepada diri kita di masa yang akan datang,(4) Mimpi nubuatan untuk peristiwa di luar diri kita. Mimpi, seperti Firman Tuhan, harus ditafsirkan artinya, terutama yang menyangkut nubuatan, baik untuk diri kita sendiri maupun untuk peristiwa di luar diri kita. Untuk menafsirkan arti mimpi, ada ilmunya, tetapi juga dapat diminta kepada Allah: karunia menafsirkan mimpi. Mimpi dan visi harus ditafsirkan karena sering muncul dalam bentuk simbol-simbol, seperti layar bioskop.
Hampir semua tokoh-tokoh Alkitab mengalami mimpi untuk menunjukkan bahwa mereka adalah orang-orang luar biasa yang dipilih oleh Allah. Contoh Abraham, Yusuf anak Yakub, Daniel, Yusuf ayah Yesus, Para Rasul: Petrus, Paulus, Yohanes, dll.
Mimpi Besar muncul ketika kita berdoa.
Saat berdoa Allah menyatakan perkara-perkara besar dan rahasia bagi manusia. Ketika Para Rasul berkumpul berdoa, terjadilah pencurahan Roh Kudus. Perkembangan Gereja terjadi karena doa. Saat memilih Pemimpin mereka berdoa. Saat menghadapi penganiayaan, mereka berdoa.Dalam melaksanakan mujizat, mereka berdoa.
Namun, tidak semua doa terjadi seperti yang kita minta. Doa yang benar-benar mewujudkan impian besar kita adalah doa yang lahir dari kerinduan Tuhan di dalam hati kita, sehingga kita mengucapkan atau mengkonfirmasi apa yang Tuhan kehendaki terjadi dalam hidup kita. Bila bukan untuk Tuhan, tetapi doa yang didasari pemuasan hawa nafsur, doa yang didasari kecongkakan atau kesombongan, dan doa kita ketika hubungan dengan sesama rusak, tidak akan pernah dijawab oleh Allah. Kita tidak bisa mempermainkan Allah. Artinya, Allah tidak akan memenuhi apapun permintaan kita, kalau permintaan itu bukan untuk memuliakan Allah.
Berdiam diri artinya, membiarkan rancangan dan kehendak Tuhan yang terjadi pada kita. Rancangan dan kehendak kita, kita matikan, sehingga Allah bebas beracara dalam diri kita. Berdiam diri, berarti, kita mampu menyimpan rahasia Tuhan. Rahasia hanya dapat diungkapkan pada waktu, dengan cara, dan oleh yang ditetapkan oleh Tuhan.
Ketika visi dan mimpi sudah berwujud dan menunjukkan arah ke tujuan yang telah jelas dalam hati dan pikiran kita selama bertahun-tahun, menjadi salah satu tanda bahwa mimpi besar kita, yang selama ini menjadi rahasia, sudah saatnya untuk disingkapkan. Penyingkapan rahasia ini untuk mendapatkan dukungan dan memobilisasi sumber daya dari sesama untuk membuatnya terwujud lebih cepat. Namun ingat, ketika Anda mengumumkan mimpi besar Anda, selalu berlaku hukum polaris: yaitu ada yang setuju dan semangat mendukung Anda, ada yang langsung menolak dan menentang Anda, ada yang diam mengikuti arah angin berhembus. Namun, sekali lagi, kuatkan hati dan semangat Anda, tangan Tuhan tidak lepas dalam menuntun kita mewujudkan impian besar. Mungkin Anda harus mengalami banyak hal, yang tidak Anda duga, baik yang menyenangkan maupun yang mematikan semangat sama sekali. Tetapi, tetaplah bertahan. Tetaplah sabar dan berdiam diri di hadapan Tuhan. Sikap kita dalam berdiam diri adalah pertanda bahwa Tuhan sedang bekerja. Biarkan Tuhan menyelesaikan bagiannya, nanti kita melaksanakan bagian kita.

Yang berminat menguasai lebih lanjut / mentor / pendampingan / nara sumber /pembicara / pengkhotbah silahkan sampaikan melalui email: lemsakti@gmail.com  atau Isi Formulir Kontak di kolom sebelah kanan atau klik dan isi contact us di  http://www.lemsakti.com/contact-us.php .  Pelayanan online kami silahkan kunjungi: http://www.lemsakti.com/ http://www.pembangunan.net/ http://www.konstruksimart.com/  https://www.muki-online.com/ 

  



Sabtu, 14 Januari 2017

MENYERAHKAN HIDUP KITA ADALAH SYARAT MEWUJUDKAN RANCANGAN ALLAH

MENYERAHKAN HIDUP KITA ADALAH SYARAT MEWUJUDKAN RANCANGAN ALLAH

[Author: Pdt. Dr. Jacob Nahuway, MENTOR: Rev.Dr. Mahli Sembiring, Facilitator: INDOLEADER]

5. Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;
Pokok Pemahaman:
  1. Hanya Tuhan yang dapat menolong kita, itulah alasan mengapa menyerahkan diri kepada-Nya adalah tindakan yang bijaksana.
  2. Tuhan mengundang kita menyerahkan diri kepada-Nya.
  3. Penyerahan diri kepada Tuhan membuat Dia senang.
  4. Penyerahan diri kepada Tuhan harus dengan sukarela dan segenap hati.
  5. Penyerahan diri kepada Tuhan berarti memberi yang terbaik kepada Tuhan.
  6. Dosa dan beban kehidupan adalah penghambat penyerahan diri kepada Tuhan.

Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Di dalam Tuhan kita pasti berhasil karena Dia berkuasa membuat kita berhasil.Tuhan tidak berhenti melakukan kehendak-Nya. Allah adalah pihak yang paling menginginkan kita berhasil. 
Jalan menuju keberhasilan dengan menyelaraskan keinginan kita kepada keinginan Allah. Menyelaraskan jalan kita dengan jalan-Nya. Pikiran dan tindakan kita harus sejalan dengan pikiran dan kehendak Tuhan.
Kehendak Allah itu bebas, penuh kuasa, tidak berubah, berisikan kasih dan kerelaan, sempurna, dan hanya melalui Tuhan kita Yesus Kristus kehendak Allah dinyatakan. Tanpa mnyerahkan diri dan kehidupan kita kepada kekuasaan Tuhan, ia tidak dapat melakukan apapun bagi kita.
Apakah Anda ingat ketika dibaptis? Dibaptis artinya menguburkan manusia lama dan menjadi manusia baru. Manusia lama adalah manusia yang sudah berdosa dan harus mati. Manusia baru adalah Yesus Kristus, yaitu Roh Yesus, yang hidup di dalam kita. Manusia lahir baru, yaitu Roh Yesus yang baru lahir di dalam kita harus dikasih makan: yaitu FIRMAN TUHAN sampai menuju Dewasa. Ketika dewasa dia diberikan Kuasa Ilahi, yaitu Urapan Roh Kudus. Orang yang penuh dengan Roh Kudus, Kekuasaan Allah bekerja secara kuat di dalam orang itu.
Ketika kita menyadari sebagai orang Kristen yang sudah lahir baru, sesungguhnya otomatis Kehendak Tuhan yang ada pada kita. Ketika kita merasakan ada yang berbeda, yang kita kehendaki dan lakukan berbeda dengan Kehendak Allah, itulah waktunya kita dengan tegas berkata "manusia lama sudah mati. orang mati tidak punya kehendak dan keinginan apapun lagi". Yang ada sekarang manusia baru, Manusia Yesus, jadi yang boleh diinginkan, dikehendaki, dilakukan hanyalah kehendak Yesus sendiri.
Pemahaman seperti itulah yang memampukan kita melakukan penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan.Tanpa penyerahan diri dan kehidupan kepada kekuasaan Tuhan, ia tidak dapat melakukan apapun bagi kita.
Yesus Kristus tidak dapat memaksa kehendak manusia.Yesus selalu menunggu kesempatan untuk masuk dalam kehidupan seseorang dan melakukan sesuatu.Jika kita menjadikan Allah saja tujuan hidup kita, Tuhan melalui kuasa dan tujuan AgungNya menolong dan memberkati kita, serta membawa kepada kita orang-orang yang akan membantu kita, membawa uang, membawa sarana, dan membuka berbagai kesempatan yang kita perlukan dalam mewujudkan impian besar yang kita miliki. Jika kita sungguh-sungguh berada dalam tujuan hidup yang dirancang Tuhan bagi kita, maka orang, sarana dan prasaran, serta berbagai kesempatan yang kita perlukan, secara alamiah akan datang kepada kita.
Kunci kepuasan pribadi dan sukses secara profesional terjadi ketika kita menemukan arti dan tujuan dalam apapun yang kita kerjakan.
Kuncinya adalah dengan sukarela kita menyerahkan diri kepada Allah saja. Penyerahan diri dengan segenap hati. Hati adalah perpaduan antara roh dengan jiwa. Hati adalah tempat dimana Tuhan dapat hadir. Hati adalah tempat dimana Allah bertahta, bertempat kedudukan. Tanpa menyerahkan diri dengan segenap hati, itu sama dengan pelecehan terhadap ke-Kudusan Allah. Tanpa segenap hati tidak ada berkat, malahan yang datang adalah kutuk. Kutuk adalah pernyataan celaka atau bencana yang akan menimpa seseorang.
Dimana hatimu berada, disitu hartamu berada. Ketika kita menyerahkan hati kita sepenuhnya kepada Tuhan, tidak ada harta milik kita yang tidak dengan rela kita serahkan kepada Tuhan. Tidak ada pembatas di antara kita. Pembatas atau penghalang hubungan antara manusia dengan Allah disebut berhala. Penyerahan segenap hati otomatis menyingkirkan dan menghilangkan berhala. 
Beban dan dosa harus dibereskan untuk memampukan kita meyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah. Beban dan dosa adalah rintangan terbesar terhadap berkat Allah kepada kita. Dosa adalah rintangan terbesar dalam menyerahkan kehidupan kepada Tuhan. Orang yang masih hidup dalam dosa, tidak mungkin dapat menyerahkan diri kehidupannya kepada Allah. Orang yang telah mati dalam dosa, oleh yang telah mati terhadap dosa, orang yang telah mati dari dosa, adalah orang yang dapat mempersembahkan dirinya kepada Allah, dan menjadikan dirinya Bait Allah, tempat Allah bersemayam.
Dosa menutup telinga Allah sehingga tidak dapat mendengar dosa kita. Dosa membuat Allah jijik  dan muak sehingga Ia tidak mau memandang kepada kita. Dosa membuat lengan Allah tidak bisa bergerak menolong kita. Dosa memisahkan kita dari Allah. Pemisahan diri kita dari Allah adalah mati. 
Di bawah dosa yang menghambat hubungan kita dengan Allah adalah beban. Beban artinya sesuatu yang harus kita tanggung, kita angkut, kita sokong, kita kerjakan, kita perhatikan, kita bayari, kita berkorban, menghilangkan kenikmatan kita, memeras tenaga kita, dan seterusnya. Contoh beban adalah kemalasan, keinginan jahat, kebencian, balas dendam, amarah yang disimpan dan dilampiaskan, tidak tahu berterima kasih, menjelekkan orang, tidak berpikir panjang, membenci orang lain, fitnah, rencana jahat, korupsi, pencuri, merampok, ingin jabatan tapi tidak bertanggung jawab, dan sejenisnya. Tidak berbuat apa-apa, dan hanya berdiam diri saja, dipersamakan dengan kemalasan dan pencuri. Waktu yang seharusnya disediakan untuk melakukan karya besar, kita biarkan berlalu. Ini pemborosan, termasuk membebani manusia. Ketidak puasan dan kekecewaan, juga adalah beban yang menggerogoti semangat yang akhirnya mematikan karya orang.
Ingat, orang yang sudah berhasil adalah orang yang mampu mengatasi dan mengalahkan dosa dan beban. Mereka, sama seperti semua manusia, pasti dihadang oleh dosa dan beban dalam berbagai kesempatan dalam hidupnya. Mungkin pernah mereka jatuh, tetapi tidak sampai tergeletak, sebab tangan Tuhan menopangnya. Mengapa Tuhan menopangnya sehingga tidak jatuh tergeletak? Karena Dia berteriak minta tolong dan selalu berusaha menyerahkan dirinya sepenuhnya kepada Tuhan. Dalam Alkitab, hampir semua Hamba bahkan Sahabat Tuhan, yang menjadi tokoh penting dan panutan kita, dalam hidup mereka pasti menghadapi dosa dan beban. Tetapi, pada akhirnya hidup mereka penuh dengan kemenangan. Mereka adalah Pemenang di mata Tuhan. Ingat: jangan pernah berhenti, jangan patah semangat, jangan berdiam ...boleh istirahat, kumpulkan tenaga ...kemudian jalan lagi...lagi ... coba lagi ... terus menerus sampai berhasil.

1. Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

Yang berminat menguasai lebih lanjut / mentor / pendampingan / nara sumber /pembicara / pengkhotbah silahkan sampaikan melalui email: lemsakti@gmail.com atau Isi Formulir Kontak di kolom sebelah kanan.  Pelayanan online kami silahkan kunjungi: www:lemsakti.com , www.pembangunan.net , www.konstruksimart.com , www.muki-online.com